VENICE, JOURNALARTA.COM — S.S. Lazio menunjukkan dominasinya di Serie A 2026/27 setelah meraih kemenangan klinis 2-0 atas Venezia. Bermain di Stadio Pierluigi Penzo, Venice, Minggu dini hari WIB (20 September 2026), hasil ini membawa tim asuhan Gennaro Gattuso melesat ke puncak klasemen sementara.
Dua gol kemenangan Lazio dicetak oleh Mattia Zaccagni melalui titik putih pada menit ke-51 dan sundulan Tijjani Noslin di menit ke-60. Namun, pahlawan sejati pertandingan adalah kiper Christos Mandas, yang melakukan penyelamatan gemilang, termasuk menepis penalti Venezia di babak pertama.
Drama Penalti & Penyelamatan Mandas di Babak Pertama
Venezia, yang datang ke laga ini sebagai juru kunci dengan nol poin dari empat kekalahan beruntun, sejatinya memiliki peluang emas untuk unggul. Pada menit ke-17, kiper Lazio, Christos Mandas, melakukan kesalahan umpan yang berujung pada pelanggaran terhadap Thierry Correia di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih.
John Yeboah maju sebagai eksekutor, namun Mandas berhasil menebus kesalahannya dengan penyelamatan gemilang ke arah kiri bawah gawang. Penyelamatan krusial ini menjadi titik balik penting dalam jalannya pertandingan.
Mandas semakin menunjukkan performa gemilangnya sepanjang babak pertama, menorehkan total lima penyelamatan. Ia berhasil mementahkan tendangan voli keras Simon Sohm dan ancaman dari Akor Adams. Meskipun Venezia memiliki xG (expected goals) yang lebih tinggi, skor tetap kacamata hingga turun minum.
Lazio Bangkit di Babak Kedua
Setelah jeda, instruksi Gennaro Gattuso di ruang ganti tampaknya membakar semangat para pemain Lazio. Biancocelesti langsung tancap gas dan mengambil alih kendali permainan.
Pada menit ke-51, kapten Lazio, Mattia Zaccagni, dilanggar oleh John Yeboah—pemain yang sebelumnya gagal mengeksekusi penalti—di dalam kotak penalti. Zaccagni sendiri yang maju sebagai algojo. Dengan tenang, ia mengarahkan bola tinggi ke kiri atas gawang Filip Stankovic, mengubah skor menjadi 0-1. Ini adalah gol pertama Zaccagni musim ini.
Keunggulan Lazio bertambah sembilan menit kemudian. Nuno Tavares, mantan pemain Arsenal, mengirimkan umpan silang akurat yang berhasil disambut Tijjani Noslin dengan sundulan keras ke pojok bawah gawang. Gol kedua Noslin musim ini memastikan Lazio memimpin 0-2.
Setelah unggul dua gol, Lazio mampu mengontrol jalannya pertandingan dengan lebih nyaman. Frustrasi terlihat jelas di kubu Venezia, yang berujung pada enam kartu kuning yang dikeluarkan wasit Simone Sozza, lima di antaranya terjadi di 30 menit akhir laga. Masuknya Manuel Lazzari dan Alfonso Pedraza sebagai pemain pengganti turut membantu Lazio mengunci kemenangan.
Statistik dan Dampak Klasemen
Christos Mandas layak dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan dengan rating 8.8 dari Sofascore. Ia mencatatkan tujuh penyelamatan gemilang, termasuk penalti, dan berhasil menjaga gawangnya tetap perawan. Gol Lazio tercipta dari penalti Zaccagni dan sundulan Noslin yang memanfaatkan assist Tavares. Meskipun Venezia memiliki xG lebih tinggi, Lazio terbukti lebih klinis dengan dua gol dari dua tembakan tepat sasaran di babak kedua.
Kemenangan ini adalah yang keempat bagi Lazio dari lima pertandingan di Serie A musim ini (4 kemenangan, 1 seri), mengumpulkan 13 poin. Hasil ini menempatkan Lazio di posisi joint top Serie A bersama AS Roma dan Inter Milan. Ini merupakan start terbaik Lazio di era Gennaro Gattuso, yang sempat diragukan di awal musim.
Di sisi lain, Venezia semakin terpuruk di dasar klasemen, menempati posisi ke-20 dengan nol poin dari lima kekalahan beruntun. Posisi pelatih Giovanni Stroppa kini terancam pemecatan. Venezia juga dihantam badai cedera, termasuk Busio, Haps, Adorante, Bella-Kotchap, Sverko, Franjic, dan Basic. Sementara Lazio harus bermain tanpa Rovella, Dele-Bashiru, Marusic, dan Patric yang cedera, meski Doekhi sudah kembali di bangku cadangan dengan pelindung tangan yang patah.
Lazio akan menghadapi Monza dalam pertandingan berikutnya pada 11 Oktober pukul 20.00 WIB di Olimpico.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.