Keunggulan QRIS Tap Dibanding Metode Lama
QRIS Tap menawarkan sejumlah keuntungan yang signifikan dibandingkan penggunaan kartu e-money konvensional. Pengguna tidak perlu lagi repot melakukan isi ulang saldo di minimarket atau ATM, karena pembayaran akan langsung terpotong dari saldo bank atau dompet digital. Jika kartu e-money tertinggal, perjalanan bisa terhambat, namun ponsel yang selalu dibawa akan mengatasi masalah ini.
Selain itu, riwayat transaksi QRIS Tap tercatat secara otomatis di aplikasi keuangan, memudahkan pengguna melacak pengeluaran. Promosi dan cashback juga kerap ditawarkan, seperti program cashback 50% (maksimal Rp10.000) dari Bank Indonesia untuk tiga kali tap pertama selama FEKDI x IFSE 2026. Tarif LRT Palembang per 2026 tetap sama, dengan QRIS Tap memotong biaya Rp10.000 untuk rute Bandara SMB II – DJKA dan Rp5.000 untuk rute Cinde – Ampera.
Petugas di Stasiun Cinde menyarankan pengguna iPhone untuk menempelkan ponsel selama 2-3 detik agar proses lebih optimal, sementara pengguna Android biasanya langsung terdeteksi. Penting juga untuk memastikan NFC selalu aktif dan aplikasi dalam keadaan login. Menariknya, fitur ini dapat berfungsi bahkan saat sinyal internet agak lambat, karena transaksi offline menggunakan NFC tetap berjalan.
Manfaatkan Promosi dan Kemudahan
Selama periode FEKDI x IFSE 2026 (24-26 September), Bank Indonesia memberikan cashback menarik sebesar 50% dengan nilai maksimal Rp10.000 untuk tiga kali penggunaan QRIS Tap pertama di LRT Sumsel. Promo ini dapat diklaim melalui aplikasi Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yang Anda gunakan.
Inovasi ini juga menjadi solusi di tengah isu-isu hoaks seperti “internet mati” yang sempat viral. Dengan fitur NFC, transaksi QRIS Tap tetap dapat dilakukan tanpa bergantung pada koneksi internet yang stabil, menjamin kelancaran perjalanan masyarakat.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.