CALIFORNIA, JOURNALARTA.COM – Google DeepMind menggemparkan jagat teknologi dengan serangkaian pengumuman inovasi AI terbarunya, 26 September 2026. Yang paling mencolok, Gemini 4 sudah memasuki fase pascapelatihan (post-training) dan sedang diuji intensif. Ini menandai langkah besar Google dalam persaingan AI generatif yang makin sengit.
Koray Kavukcuoglu, Kepala Google DeepMind yang baru menggantikan Demis Hassabis sejak Agustus lalu, mengumumkan progres Gemini 4 pada AI Agenda Live Summit The Information 23 September. Menurut Kavukcuoglu, Gemini 4 sedang diuji secara internal di Antigravity, platform coding agentic milik Google. Kavukcuoglu menyatakan, “Intensi kita rilis early output secepat mungkin, much earlier than end of 2026!” Artinya, Google berupaya meluncurkan versi awal Gemini 4 sebelum akhir tahun 2026.
Gemini 3.8 Live & Live Avatar: Obrolan AI Makin Hidup
Google resmi merilis Gemini 3.8 Live dan Gemini 3.8 Live Extended Thinking pada 15 September. Model ini dirancang untuk percakapan alami secara real-time. Kemampuannya mencakup percakapan suara yang fluid dan visual grounding yang memanfaatkan kamera ponsel pengguna. Fitur Extended Thinking memungkinkan penalaran yang lebih mendalam, memberikan AI waktu lebih lama untuk memproses informasi kompleks. Model ini juga mendukung 97 bahasa dengan deteksi otomatis, memungkinkan pergantian bahasa tanpa perlu pengaturan manual. Yang menarik, Gemini 3.8 Live dapat menjalankan tugas di latar belakang, seperti panggilan API atau integrasi CRM, tanpa mengganggu alur percakapan.
Hanya berselang dua hari setelah peluncuran Gemini 3.8 Live, Google memperkenalkan Live Avatar pada 24 September 2026. Ini adalah representasi wajah animasi yang bergerak, berbicara, dan menampilkan ekspresi secara sinkron dengan percakapan. Live Avatar dibangun di atas teknologi speech-to-speech low latency Gemini 3.8 Live, mampu melakukan lip-sync, mengangguk, dan menampilkan ekspresi emosi secara real-time melalui generasi video. Dalam demo yang ditunjukkan, Live Avatar digunakan untuk check-in hotel dan klaim asuransi, di mana pengguna dapat menunjukkan kerusakan melalui kamera ponsel mereka. Untuk segmen korporasi, Live Avatar bisa diintegrasikan ke situs web, kios layanan, atau aplikasi.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.