Sabtu, 26 September 2026 WIB
BREAKING
HIBURAN

The Hunchback Soul of Paris Netflix: Vincent Cassel Jadi Quasimodo Gritty, Tayang 27 November 2026

The Hunchback Soul of Paris
The Hunchback Soul of Paris Netflix: Vincent Cassel Jadi Quasimodo Gritty, Tayang 27 November 2026. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Netflix merilis tampilan pertama (first look) dari film terbarunya, The Hunchback, Soul of Paris, yang digadang-gadang menjadi produksi Netflix Prancis termahal dengan anggaran €30 juta (sekitar Rp520 miliar). Film ini menawarkan adaptasi kelam dari kisah Quasimodo, dibintangi Vincent Cassel, dan dijadwalkan tayang global pada 27 November 2026.

Film berbahasa Prancis ini berjudul asli Quasimodo, l’âme de Paris. Berbeda jauh dari citra Quasimodo yang dikenal lewat versi Disney 1996, film ini disebut-sebut sebagai “darkest ever” atau versi paling kelam yang pernah ada. Alih-alih drama kostum klasik, penonton akan disajikan sebuah thriller kejar-kejaran berdurasi 1 jam 43 menit.

Bukan Adaptasi Langsung Novel Victor Hugo

Berbeda dengan adaptasi sebelumnya yang sering merujuk pada novel Victor Hugo, film ini mengambil inspirasi dari teori seorang arsiparis bernama Adrian Glew. Ia meyakini Quasimodo adalah figur nyata, seorang tukang ukir batu yang pernah ditemui Hugo. Oleh karena itu, Netflix menggeser latar waktu dan tempat cerita secara signifikan.

Kisah ini berlatar pada malam Revolusi Juli 1830 di Paris, sebuah periode yang menggambarkan penggulingan Raja Charles X, seperti yang diabadikan dalam lukisan terkenal Delacroix “Liberty Leading the People.” Kota Paris kala itu juga sedang dilanda wabah kolera, dengan barikade yang tersebar di mana-mana. Hal ini memberikan nuansa sejarah yang kelam dan mencekam, jauh dari romansa abad ke-15.

Logline resmi film ini menggambarkan suasana tersebut: “Di tengah kolera, si bungkuk diburu, kejepit antara pergolakan politik dan cinta yang mustahil.” Ini menjanjikan cerita yang lebih berfokus pada survival dan ketegangan daripada drama romantis.

Transformasi Vincent Cassel dan Jajaran Pemain

Aktor kawakan Vincent Cassel, yang dikenal lewat perannya di Black Swan dan La Haine, menjalani transformasi total untuk memerankan Quasimodo. Ia menggunakan prostetik untuk menciptakan punggung bungkuk dan riasan bekas luka di wajah, memberikan kesan yang jauh lebih realistis dan kelam.

Jajaran pemain lain yang turut memeriahkan film ini termasuk Karim Leklou (dari BAC Nord) sebagai Director of Security yang memburu Quasimodo. Benjamin Voisin didapuk memerankan seorang dokter gila yang berniat melakukan eksperimen medis terhadap Quasimodo. “Ini karena mereka bereksperimen pada anak-anak sehingga mereka menemukan vaksin,” ucap Richet, mengutip dialog mengejutkan dari film tersebut, yang ia klaim memiliki dasar kebenaran historis.

Daphné Patakia diduga akan memerankan karakter Esmeralda versi baru. Turut bergabung dalam film ini Noémie Lvovsky dan Sébastien Pouderoux, melengkapi daftar pemain yang menjanjikan.

Jean-François Richet, sutradara di balik film Plane, Blood Father, dan saga Mesrine, memimpin proyek ini. Sementara skenario ditulis oleh Éric Besnard dan Edgar Marie. Produksi ditangani oleh Radar Films yang dipimpin Clément Miserez. Proses syuting telah rampung pada Agustus 2026, dengan first look yang dirilis pada 24 September 2026.

Langkah Netflix ini dinilai sebagai respons terhadap tertundanya proyek live-action remake The Hunchback oleh Disney. Netflix bergerak cepat dengan menawarkan visi yang “anti-Disney,” tanpa lagu-lagu Alan Menken atau karakter Frollo yang familiar. Sebaliknya, film ini menjanjikan perpaduan horor medis dengan latar belakang revolusi yang penuh gejolak. Trailer resmi film ini diharapkan rilis pada Oktober 2026.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda