BRUSSELS, JOURNALARTA.COM — Prancis berhasil mencuri tiga poin penting dari kandang Belgia dalam laga lanjutan UEFA Nations League (UNL) Grup A pada Selasa, 29 September 2026 dini hari WIB. Gol tunggal Michael Olise di menit ke-88 memastikan kemenangan 1-0 Les Bleus di Stadion Raja Baudouin, Brussel.
Kemenangan ini membawa Prancis melesat ke puncak klasemen sementara Grup A dengan raihan 6 poin, menggeser Belgia yang kini turun ke posisi kedua dengan 3 poin. Hasil ini juga memperpanjang rekor sempurna Zinedine Zidane sebagai pelatih timnas Prancis dengan dua kemenangan beruntun tanpa kehadiran Kylian Mbappe yang cedera lutut.
Drama di Raja Baudouin: Gol Telat Olise Jadi Penentu
Pertandingan yang dipimpin wasit Rade Obrenovic ini berlangsung sengit sejak kick-off pada Senin, 28 September 2026 pukul 18.45 UTC (Selasa, 29 September 2026 pukul 01.45 WIB). Babak pertama berakhir tanpa gol, meskipun Prancis mendominasi penguasaan bola hingga 65% dan melepaskan 18 tembakan berbanding 12 milik Belgia. Tujuh tembakan Prancis mengarah ke gawang, sementara Belgia hanya memiliki dua. Keberuntungan belum berpihak Les Bleus di babak pertama, dengan Desire Doue nyaris mencetak gol di menit ke-12 yang membentur mistar gawang.
Memasuki babak kedua, Lucas Da Cunha, yang menjalani debutnya, juga hampir memecah kebuntuan di menit ke-53 namun tendangannya membentur tiang kanan. Mike Maignan, kapten Prancis, menunjukkan performa apik dengan melakukan dua penyelamatan krusial, termasuk menepis dua tembakan Dodi Lukebakio di menit ke-73, sekaligus menjaga gawangnya tetap perawan.
Zinedine Zidane melakukan rotasi besar-besaran, membuat sembilan perubahan dari skuad yang mengalahkan Turki 1-0 pekan lalu. Ia bahkan memberikan kesempatan debut kepada tiga pemain starter: Jeremy Jacquet, Aniss Diouf, dan Lucas Da Cunha, sebuah kejadian langka yang terakhir terjadi pada 22 September 2022. Absennya Kylian Mbappe akibat cedera lutut kiri saat melawan Turki pada 25 September tak menyurutkan agresivitas Prancis.
Zidane kemudian memasukkan Ousmane Dembele (68′), Rayan Cherki (77′), dan Michael Olise (77′) untuk menambah daya gedor. Keputusan ini terbukti jitu. Di menit ke-88, Michael Olise menerima umpan dari Rayan Cherki. Dengan kontrol dada yang sempurna, ia berlari menyusuri sisi lapangan, mengecoh satu bek Belgia yang terjatuh, lalu dengan tenang menembak bola ke sudut gawang melewati kiper Senne Lammens. Sebuah gol solo run yang spektakuler, menempatkan Olise sebagai pemain terbaik dengan rating 7.7 menurut Flashscore, sementara Doue dinobatkan sebagai Man of the Match.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.