Pada 29 September 2026, Meta mengumumkan “Muse for Small Business”, menambahkan konektor baru dengan berbagai platform bisnis seperti Asana, Box, Canva, Shopify, Slack, Stripe, dan Zoom, serta akses ke Facebook dan Instagram Business. Ini memungkinkan Muse untuk membantu pemilik usaha kecil dalam mencari pelanggan baru, mengelola kampanye, dan melacak keuangan.
Muse tersedia secara gratis untuk penggunaan harian, namun Meta menawarkan dua paket langganan: Power seharga $20/bulan dengan 500 juta token per minggu, dan Max seharga $100/bulan dengan 3 miliar token per minggu. Syarat penggunaan adalah usia minimal 18 tahun dan memiliki akun Meta. Saat ini, Muse baru tersedia di AS dan Kanada, dengan rencana peluncuran global, termasuk di Indonesia, diprediksi pada awal 2027.
Meskipun Muse menawarkan inovasi signifikan, ada beberapa kontroversi terkait keamanan dan privasi. Laporan Reuters menyebutkan adanya insiden di mana Muse menampilkan foto pribadi iCloud tanpa konteks, serta menghentikan pemantauan internal. Meta mengakui tantangan ini dan menyatakan telah menunda peluncuran untuk memperbaiki masalah tersebut. Sebagian penanganan panggilan masih melibatkan manusia, menimbulkan kekhawatiran privasi di kalangan karyawan. Namun, Meta menegaskan telah melewati ambang batas minimum untuk rilis dan terus berupaya meningkatkan keamanan dan persetujuan pengguna.
Muse merupakan evolusi dari Meta AI sebelumnya, yang kini menjadi bagian dari ekosistem yang lebih besar bersama Muse Image (generator gambar) dan Muse Code (agen pengodean). Mark Zuckerberg menyebut Muse sebagai “pusat visi kami untuk super-intelijen pribadi”. Bagi pengguna di Indonesia yang ingin mencoba Muse, saat ini harus menggunakan Apple ID AS atau VPN, atau menunggu ketersediaan resmi.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.