BRISBANE, JOURNALARTA.COM – Vanderson de Oliveira Campos, bek kanan AS Monaco, dipastikan menjadi starter untuk Timnas Brasil dalam laga persahabatan melawan Australia hari ini, Selasa (29/9/2026). Pemain berusia 25 tahun itu diterbangkan mendadak menggantikan Wesley yang cedera, menghadapi pertandingan krusial di Suncorp Stadium, Brisbane, pukul 17.00 WIB.
Keputusan pelatih Carlo Ancelotti menunjuk Vanderson menunjukkan kepercayaan besar di tengah kebutuhan Brasil meraih kemenangan. Sebelumnya, Seleção ditahan imbang 1-1 oleh Australia di Townsville pada 25 September lalu. Vanderson akan bahu-membahu dengan bintang-bintang seperti Vinicius Jr, Raphinha, dan Endrick untuk mengamankan hasil positif.
Profil Lengkap Vanderson: Bek Modern Idaman Klub Elite
Vanderson de Oliveira Campos, lahir di Rondonópolis, Brasil, pada 21 Juni 2001. Dengan tinggi 173 cm dan berat 66 kg, ia dikenal sebagai bek kanan modern yang atletis dan punya kemampuan menyerang mumpuni. Posisinya fleksibel, bisa beroperasi sebagai bek kanan, wing-back kanan, bahkan sayap kanan.
Saat ini, Vanderson bermain untuk AS Monaco di Ligue 1 Prancis dengan nomor punggung 2. Kontraknya di klub itu berlaku hingga 30 Juni 2028. Menurut data Transfermarkt per 1 Juni 2026, nilai pasar Vanderson mencapai €18,00 juta, melonjak signifikan setelah dibeli €11 juta dari Gremio pada 1 Januari 2022. Ia juga sudah mengantongi 7 caps untuk Timnas Brasil sejak debutnya pada 2023.
Perjalanan Karier dan Statistik Impresif
Vanderson memulai karier profesionalnya di Gremio dari 2020 hingga 2021, mencatatkan 59 penampilan dengan 5 gol. Pada musim 2021, ia tampil 52 kali dengan 4 gol dan 4 assist, termasuk 3 gol di Serie A Brasil. Penampilannya yang konsisten menarik perhatian AS Monaco.
Di Monaco, Vanderson berkembang pesat. Sejak bergabung pada musim 2021/2022, ia telah tampil sebanyak 154 pertandingan di semua kompetisi dengan torehan 8 gol. Musim 2024/2025 menjadi salah satu yang paling menonjol, dengan 41 penampilan, 2 gol, dan 5 assist yang membantu Monaco finis di posisi ketiga Ligue 1 dan lolos ke Liga Champions.
Musim 2026/2027 ini, Vanderson sudah bermain 6 kali (4 di Ligue 1 dan 2 di Conference League). Statistik per 90 menitnya menunjukkan ia rata-rata melepaskan 53,76 umpan, melakukan 5 tekel, memenangkan 4,18 duel, dan melakukan 7 intersep. Ia juga aktif dalam menyerang dengan 10 sentuhan di kotak penalti lawan per pertandingan.
Gaya bermain Vanderson sering disamakan dengan Dani Alves, namun dengan disiplin defensif yang lebih baik. Ia dikenal dengan pressing tinggi, tekel kuat, overlap cepat, dan kemampuan crossing yang akurat. Kemampuan duel satu lawan satunya sangat baik, menjadikannya aset berharga di lini belakang.
Rebutan Klub Top Eropa: Prioritas Barcelona?
Vanderson menjadi target utama beberapa klub raksasa Eropa pada bursa transfer musim panas 2025-2026. Barcelona disebut-sebut paling serius dalam perburuan tanda tangannya. Deco, Direktur Olahraga Barca, telah memantau Vanderson sejak masih di Gremio dan melihatnya sebagai prioritas nomor satu untuk posisi bek kanan.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, dikabarkan telah memberikan lampu hijau untuk transfer ini. Vanderson dinilai cocok dengan “DNA Barca” yang ofensif, memiliki footwork bagus, dan eksplosif. Kehadirannya diharapkan bisa menggeser Jules Kounde kembali ke posisi bek tengah. Monaco mematok harga €35-45 juta, sementara Barca menaksir €20 juta, meskipun belum ada tawaran resmi karena batasan Financial Fair Play (FFP).
Selain Barcelona, Manchester United juga menunjukkan minat kuat. Manajer Ruben Amorim dikabarkan membutuhkan wing-back kanan untuk formasi 3-4-2-1 dan siap menggelontorkan €30 juta. Tottenham Hotspur dan Manchester City juga memonitor situasi Vanderson, sementara AC Milan disebut hanya sebagai pengagum.
Tantangan Kontra Australia Hari Ini
Laga melawan Australia pukul 20.00 AEST (Waktu Standar Timur Australia) ini adalah bagian dari upaya Ancelotti membangun kembali Timnas Brasil pasca tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Bagi Australia, pertandingan ini menjadi pemanasan terakhir sebelum Piala Asia AFC 2027.
Vanderson diharapkan berduel ketat dengan pemain sayap muda Australia, Nestory Irankunda yang berusia 20 tahun, dan bek kiri Aziz Behich. Kecepatannya akan menjadi kunci untuk meredam serangan dari sayap kiri Australia. Pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi Vanderson untuk semakin memantapkan posisinya di skuad Brasil dan menunjukkan kualitasnya di panggung internasional.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.