JAKARTA, JOURNALARTA.COM — PT Pertamina Patra Niaga memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hari ini, Selasa, 30 September 2026, tidak mengalami perubahan. Harga yang berlaku masih mengikuti penyesuaian terakhir pada 1-2 September 2026. BBM subsidi, yakni Pertalite dan Biosolar, dipastikan tidak naik hingga akhir 2026 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Sebelumnya, isu kenaikan harga Pertalite menjadi Rp13.500 sempat viral di media sosial pada 26 September. Pertamina dengan tegas menyatakan kabar tersebut sebagai hoaks dan bukan informasi resmi. Hingga Jumat, 25 September, harga Pertalite tetap stabil di angka Rp10.000 per liter.
Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini di Jakarta, Jawa, dan Bali
Berikut adalah daftar harga resmi BBM Pertamina yang berlaku di wilayah DKI Jakarta, Jawa, dan Bali per 30 September 2026, dengan acuan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5%:
| Jenis BBM | RON / CN | Harga per Liter | Status vs Agustus |
|---|---|---|---|
| Biosolar Subsidi | CN 48 | Rp6.800 | Tetap subsidi |
| Pertalite Subsidi | RON 90 | Rp10.000 | Tetap subsidi |
| Pertamax | RON 92 | Rp15.950 | Tetap |
| Pertamax Green 95 | RON 95 | Rp19.150 | NAIK dari Rp16.600 (+Rp2.550) |
| Pertamax Turbo | RON 98 | Rp19.600 | NAIK dari Rp18.300 (+Rp1.300) |
| Dexlite | CN 51 | Rp23.700 | NAIK dari Rp19.700 (+Rp4.000) |
| Pertamina Dex | CN 53 | Rp25.200 | NAIK dari Rp21.150 (+Rp4.050) |
Kenaikan harga pada jenis BBM nonsubsidi seperti Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex disebabkan oleh lonjakan Mean of Platts Singapore (MOPS) sebesar 14% selama periode 25 Agustus hingga 25 September. Harga minyak mentah Brent juga bertahan di level US$106 per barel akibat konflik di Timur Tengah.
Perbedaan Harga BBM Pertamina di Berbagai Daerah
Perlu dicatat, harga BBM di luar Pulau Jawa dapat bervariasi dan cenderung lebih mahal karena perbedaan pajak daerah serta biaya distribusi. Sebagai contoh valid pada 29 September 2026:
- Di Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, dan Bangka Belitung (Palembang), Pertamax dibanderol Rp16.300, Pertamax Turbo Rp20.000, Dexlite Rp24.200, dan Pertamina Dex Rp25.750.
- Wilayah Kalimantan Barat (Pontianak) memiliki harga yang serupa dengan Palembang untuk jenis nonsubsidi. Bahkan, di daerah pinggiran Kapuas Hulu, harga eceran Pertalite bisa mencapai Rp20.000 per liter.
- Sementara itu, di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga Pertamax tercatat Rp16.650, Pertamax Turbo Rp20.450, Dexlite Rp24.750, dan Pertamina Dex Rp26.300.
- Berbeda dengan daerah Free Trade Zone (FTZ) Batam atau Sabang yang menawarkan harga lebih murah, dengan Pertamax di kisaran Rp14.950-Rp15.150.
Masyarakat dapat memeriksa harga BBM terbaru secara resmi melalui situs mypertamina.id, pertaminapatraniaga.com, atau aplikasi MyPertamina.
Harga BBM Swasta Hari Ini dan Prediksi 1 Oktober
Menjelang 1 Oktober, harga BBM dari operator swasta juga mengalami penyesuaian sejak awal September. Sebagai perbandingan, berikut harga BBM swasta per 30 September 2026:
- BP-AKR: BP 92 Rp16.130, BP Ultimate Rp19.330, BP Ultimate Diesel Rp25.420.
- Shell: Shell V-Power Diesel Rp25.420 (naik dari Rp21.910).
- Vivo: Vivo Primus Plus Rp16.760, Diesel Rp25.420.
Pertamina masih menawarkan harga yang sedikit lebih murah untuk BBM RON 92 dibandingkan dengan SPBU swasta, dengan selisih sekitar Rp180.
Evaluasi bulanan harga BBM Pertamina selalu dilakukan setiap tanggal 1. Sumber industri mengindikasikan adanya potensi kenaikan harga BBM nonsubsidi lagi pada Oktober, mengingat harga minyak Brent yang masih tinggi. Namun, jaminan dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Kementerian ESDM menegaskan bahwa harga Pertalite dan Biosolar akan tetap stabil di Rp10.000 dan Rp6.800 hingga Desember 2026.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.