Di Sabang, Pertamax Rp14.950 dan Dexlite Rp22.150. Sedangkan di Batam, Pertamax Rp15.150, Pertamax Turbo Rp18.550, Dexlite Rp22.500, dan Pertamina Dex Rp23.950. Harga di FTZ ini lebih rendah karena bebas pajak.
Minyak Dunia Tinggi, Harga BBM Ditahan
Keputusan Pertamina menahan harga BBM ini menarik perhatian mengingat tren harga minyak dunia yang masih tinggi. Harga minyak mentah Brent sempat menyentuh US$107,86 per barel pada akhir September 2026. Sementara itu, Indonesian Crude Price (ICP) per Agustus 2026 mencapai US$89,43 per barel, naik dari Juli yang sebesar US$81,68.
Seharusnya, dengan kondisi ini, harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex bisa mengalami kenaikan antara Rp1.000 hingga Rp1.100 per 1 Oktober. Namun, Pertamina memilih untuk mempertahankan harga saat ini.
Penahanan harga ini merupakan hasil evaluasi berdasarkan formula Keputusan Menteri ESDM No.245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang dilakukan setiap tanggal 1 bulan berjalan. Hingga pukul 06.00 WIB, belum ada Surat Keputusan (SK) baru yang diterbitkan, sehingga harga September dilanjutkan. Jika harga minyak dunia tetap di atas US$100 dan nilai tukar rupiah melemah, bukan tidak mungkin akan ada revisi harga susulan di minggu depan. Masyarakat diimbau untuk memantau pembaruan harga secara berkala di mypertamina.id atau SPBU terdekat.
Harga BBM Swasta Stabil
Pesaing Pertamina juga menunjukkan stabilitas harga BBM per 1 Oktober 2026 di wilayah Jabodetabek:
| Operator | Jenis BBM | Harga (per liter) |
|---|---|---|
| BP | BP 92 | Rp16.130 |
| BP | BP Ultimate (95) | Rp19.330 |
| BP | BP Ultimate Diesel | Rp25.420 |
| Vivo | Vivo Revvo 92 | Rp16.130 |
| Vivo | Vivo Revvo 95 | Rp19.330 |
| Vivo | Vivo Primus Plus Diesel | Rp25.420 |
| Shell | Shell V-Power Diesel | Rp25.420 |
Meskipun ada variasi, harga BBM swasta cenderung stabil. Pertamina tetap menjadi pilihan kompetitif, dengan Pertamax yang lebih murah sekitar Rp180 dibandingkan BP 92 dan Vivo Revvo 92.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.