Untuk pengajuan usulan, diperlukan unggahan foto KTP, Kartu Keluarga (KK), foto rumah (depan, dalam, dapur, kamar mandi), dan bukti penghasilan. Setelah pengiriman, petugas pendamping sosial akan melakukan survei langsung ke rumah.
3. Via Website BPS – DTSEN-FORM
Kanal resmi BPS ini memungkinkan pengecekan dan pembaruan data sosial ekonomi secara lebih detail:
- Akses situs dtsen-form.bps.go.id. Situs ini berbeda dengan milik Kemensos dan merupakan milik BPS.
- Pilih menu “Lainnya” atau “Reguler”, tergantung versi situs.
- Masukkan NIK sesuai KTP.
- Isi kode captcha.
- Klik “Cek Desil”.
- Masukkan tanggal lahir sesuai KTP dan isi kode captcha lagi.
- Klik “Cek Data” atau “Cari Data”.
Sistem akan menampilkan desil DTSEN. Melalui situs ini, pengguna juga dapat mengajukan pembaruan data seperti pekerjaan, tempat tinggal, anggota keluarga, aset, dan pendidikan. Panduan resmi BPS tertanggal 15 Agustus 2026 menyebutkan metode ini sebagai alternatif jika portal Kemensos mengalami gangguan.
Mengapa Nama Tidak Muncul atau Tidak Dapat Bansos?
Meskipun seseorang masuk dalam kategori desil 1-4, ada beberapa alasan mengapa bantuan sosial tidak otomatis diterima:
- Data Belum Valid/Terverifikasi: Perlu menunggu proses survei dan verifikasi data.
- NIK Tidak Ditemukan: NIK mungkin belum terdata dalam Regsosek BPS.
- Status Tidak Memenuhi Syarat: Penerima yang meninggal, berstatus ASN, TNI, Polri, pejabat negara, atau pegawai BUMN/BUMD otomatis dicoret karena bukan prioritas.
- Sudah Graduasi: Kondisi ekonomi meningkat sehingga masuk desil 5 ke atas, mengakibatkan dikeluarkan dari daftar penerima.
- Rekening KKS Tidak Aktif: Bansos gagal disalurkan karena rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tidak aktif.
Solusinya, segera laporkan masalah ke operator SIKS-NG di kantor desa/kelurahan dengan membawa KTP dan KK asli, atau gunakan fitur “Usul Sanggah” di aplikasi Cek Bansos, atau datangi Dinas Sosial Kabupaten/Kota. Pemutakhiran data dilakukan setiap triwulan.
Jadwal triwulan IV (Oktober-Desember) tahun 2026 merupakan waktu finalisasi data untuk tahun anggaran berikutnya, penetapan penerima definitif, evaluasi akhir tahun, dan persiapan data 2027. Ini adalah saat yang tepat untuk melakukan pengecekan.
Tips Agar Lolos Desil 1-4 dan Dapat Bantuan
Untuk meningkatkan peluang mendapatkan bantuan seperti beras 10 kg dan BSU:
- Lakukan pengecekan desil sekarang: Jangan menunda hingga akhir Oktober. Jika ada kesalahan, masih ada waktu untuk mengajukan sanggahan.
- Berikan informasi kondisi rumah yang jujur: Hindari menutupi kondisi sebenarnya. Petugas akan melakukan survei, dan jika rumah terlihat layak padahal mengaku miskin, ada risiko sanggahan dari warga lain.
- Aktifkan KKS dan rekening bank Himbara: Bank seperti BNI, BRI, Mandiri, dan BTN sering digunakan untuk penyaluran BSU Rp900 ribu.
- Pastikan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan aktif: Ini penting untuk BSU yang ditargetkan bagi 13,3 juta pekerja. Pengecekan status BSU bisa dilakukan melalui bsu.kemnaker.go.id.
- Waspada terhadap penipuan: Pengecekan desil adalah layanan gratis dan tidak memungut biaya. Link resmi hanya cekbansos.kemensos.go.id dan dtsen-form.bps.go.id. Jangan pernah mengklik tautan mencurigakan dari sumber tidak resmi seperti pesan WhatsApp.
Pemerintah berupaya agar penyaluran bansos pada tahun 2026 ini semakin selektif dan tepat sasaran, dengan fokus pada desil 1-4.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.