JAKARTA, JOURNALARTA.COM – John Herdman, mantan pelatih Timnas Putra & Putri Kanada serta Toronto FC, resmi ditunjuk PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia senior dan U-23 mulai tahun 2026. Pelatih berusia 50 tahun ini menggantikan Patrick Kluivert yang mundur pada Oktober 2025.
Penunjukan Herdman diharapkan membawa angin segar setelah Indonesia gagal lolos Piala Dunia 2026, kalah dramatis 0-1 dari Irak dan Arab Saudi di babak keempat kualifikasi. Saat itu, peringkat FIFA Indonesia berada di posisi 122.
Profil John Herdman: Arsitek Piala Dunia Berpengalaman
Lahir di Consett, County Durham, Inggris pada 19 Juli 1975, John Herdman memiliki rekam jejak kepelatihan yang impresif. Ia pernah melatih Timnas Putri Selandia Baru (2006-2011) dan Timnas Putri Kanada (2011-2018), di mana ia berhasil meraih medali perunggu Olimpiade 2012 London & 2016 Rio, serta membawa Kanada ke Piala Dunia Wanita 2015.
Puncak karirnya di tim nasional adalah saat membesut Timnas Putra Kanada dari 2018 hingga 2023. Ia berhasil mengangkat peringkat tim dari 94 dunia hingga lolos Piala Dunia 2022 Qatar, sebuah pencapaian ikonik setelah 36 tahun absen. Herdman juga tercatat sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim putra dan putri ke Piala Dunia. PSSI menjulukinya sebagai “not just a coach, but a football architect with a strong track record of taking teams to the World Cup.” Setelah dari Kanada, ia sempat melatih Toronto FC di MLS pada 2023-2024 sebelum mengundurkan diri November 2024. Pada 2025, ia sempat dikaitkan dengan Timnas Jamaika dan Honduras, serta menerima teguran tertulis dari Canada Soccer terkait skandal drone-spying Olimpiade Paris 2024.
Kontrak dan Gaji: Daya Tarik Timnas Indonesia
Menurut laporan Waking The Red dan Sportsnet 272 hari lalu, John Herdman menerima gaji US$40.000 per bulan, atau sekitar Rp660 juta. Angka ini disebut-sebut lebih tinggi dari rata-rata pelatih di Asia Tenggara dan menjadi faktor penentu dalam memilih Indonesia dibandingkan tawaran dari Jamaika atau Honduras.
Herdman menandatangani kontrak berdurasi empat tahun (2+2), dengan opsi perpanjangan hingga 2030. Kontrak ini setidaknya berlaku hingga akhir masa jabatan Ketua Umum PSSI Erick Thohir pada 2027, menjanjikan kontinuitas yang selama ini kurang bagi Timnas. Ia juga mengemban tugas ganda sebagai pelatih Timnas Senior dan U-23, sebuah model yang mirip dengan strateginya di Kanada untuk mengintegrasikan pengembangan pemain muda ke tim senior. Saat liburan keluarga di Meksiko, Herdman menyatakan ketertarikannya pada Indonesia karena potensi talenta lokal dan kemampuan merekrut pemain keturunan, mirip dengan kondisi di Kanada.
Debut Manis: Indonesia Kalahkan Singapura 2-0 di ASEAN Cup 2026
John Herdman menjalani debut kompetitifnya di turnamen resmi pada 25 September 2026 dalam laga FIFA ASEAN Cup Grup A melawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Hasilnya, Indonesia berhasil meraih kemenangan 2-0.
Gol-gol kemenangan dicetak oleh Ragnar Oratmangoen pada menit ke-13, berkat assist dari debutan Luke Vickery, dan Ole Romeny melalui titik penalti pada menit ke-74. Yang menarik, dalam pertandingan ini, John Herdman untuk pertama kalinya tidak menurunkan satu pun pemain dari kompetisi domestik di starting XI; seluruhnya adalah pemain diaspora atau yang bermain di luar negeri.
Prinsip Tegas Herdman: Tak Ada Lagi Lokal vs Diaspora
Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Herdman menegaskan sikapnya terkait komposisi pemain. “Tak ada lagi lokal versus diaspora di Timnas Indonesia! Semua yang pakai jersey Garuda statusnya sama, tanggung jawabnya sama!” ujarnya dikutip BolaSport 6 hari lalu. Ia memuji Kevin Diks dan Jay Idzes sebagai pemimpin yang selalu mengutamakan tim. Kemenangan dengan clean sheet di kandang ini menjadi modal berharga. Ole Romeny juga menampik anggapan bahwa golnya hanya keberuntungan, melainkan hasil kerja keras dan kualitas pergerakan pemain.
Target Ambisius: Juara ASEAN Cup di Kandang dan Perempat Final Piala Asia
Pada FIFA ASEAN Cup 2026, yang berlangsung dari 24 September hingga 5 Oktober 2026, Indonesia bertindak sebagai tuan rumah. Bergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh, Herdman menetapkan target tinggi. “Wajib juara ASEAN Cup 2026 di kandang sendiri! Kami ingin berjuang untuk para penggemar dan bertujuan mengangkat trofi,” katanya dalam konferensi pers 24 September. Ia memastikan ke-23 pemain dalam kondisi sehat.
Untuk jangka panjang, PSSI menargetkan Timnas Indonesia mencapai perempat final Asian Cup 2027 di Arab Saudi. Pada edisi 2023, Indonesia hanya mampu mencapai babak 16 besar sebelum kalah dari Australia. Herdman mengakui tantangan berat di ASEAN, di mana banyak tim seperti Vietnam dan Thailand memiliki skuad yang sudah bermain bersama selama tiga hingga lima tahun. Ini berarti, proses membangun kohesi tim membutuhkan waktu.
Latihan perdana Timnas di bawah Herdman telah digelar di Stadion Madya Senayan pada 22 September 2026, meskipun dua pemain, Donny Tri Pamungkas dan Yakob Sayuri, terpaksa absen karena sakit. Herdman menilai kedalaman skuad kali ini lebih baik dari AFF Cup sebelumnya, dan timnya sudah dipantau selama enam bulan dari liga lokal serta pemain diaspora. Kebugaran fisik menjadi kunci seleksi. Pertandingan selanjutnya Timnas Indonesia adalah melawan Malaysia pada Senin malam, 28 September 2026 di GBK. Herdman meminta suporter untuk realistis, mengingatkan bahwa membangun Kanada dari peringkat 94 ke Piala Dunia juga membutuhkan waktu.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.