JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Timnas Indonesia berhasil merangsek naik ke peringkat 117 dalam ranking FIFA terbaru per 2 Oktober 2026. Raihan ini menjadi posisi terbaik Skuad Garuda dalam enam tahun terakhir, didorong oleh kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh di ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Kenaikan peringkat ini membawa Indonesia mengumpulkan total 1.163,15 poin, meningkat 2,66 poin dari posisi sebelumnya di peringkat 118 dengan 1.160,49 poin. Laga melawan Bangladesh tersebut merupakan bagian dari Grup A FIFA ASEAN Cup yang digelar pada Kamis, 1 Oktober 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Perjalanan kenaikan peringkat Timnas Indonesia tidak instan. Sebelumnya, pada 28 September, Indonesia harus kehilangan 0,68 poin setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia, yang berada di peringkat 135 dunia. Hasil imbang tersebut membuat poin Indonesia saat itu menjadi 1.160,49. Namun, kemenangan besar atas Bangladesh berhasil mengkompensasi kehilangan poin dan bahkan mendorong Indonesia naik satu peringkat.
Meski menang telak dengan skor 9-2, penambahan poin FIFA hanya +2,66. Hal ini disebabkan oleh peringkat Bangladesh yang jauh di bawah Indonesia, yakni 181 dunia. Selain itu, bobot pertandingan FIFA ASEAN Cup juga berbeda dengan kualifikasi Piala Dunia, sehingga kemenangan dengan selisih gol besar tidak terlalu berpengaruh signifikan dalam rumus perhitungan poin FIFA.
Indonesia berhasil menggeser Sudan dari peringkat 117. Sudan harus turun ke posisi 118 dengan 1.156,74 poin setelah menelan kekalahan 1-4 dari Mozambik dalam kualifikasi Piala Afrika 2027, mengakibatkan kehilangan 11,08 poin. Pergeseran ini menunjukkan persaingan ketat di papan tengah ranking FIFA.
Peringkat Terbaik Sejak 2006 dan Target Selanjutnya
Pencapaian ini menempatkan Indonesia pada posisi yang membanggakan. Ini adalah posisi ranking FIFA terbaik bagi Indonesia sejak Mei 2006, saat timnas pernah mencapai peringkat 110 dunia. Posisi 117 ini juga melampaui era pelatih sebelumnya, seperti Patrick Kluivert yang mencapai terbaik di peringkat 118 pada Juli 2025, serta Shin Tae-yong dengan pencapaian terbaik di peringkat 125 pada November 2024. Di bawah kepemimpinan pelatih John Herdman, Timnas Indonesia berhasil melonjak dari peringkat 122 ke 117.
Secara regional, Indonesia menjadi satu-satunya wakil Asia di rentang peringkat 115-120, dengan negara-negara lain di kategori tersebut didominasi oleh tim-tim dari Afrika. Untuk mendekati posisi yang lebih tinggi, Indonesia perlu mengejar Tanzania di peringkat 116 dengan 1.166,82 poin, yang hanya terpaut 3,67 poin, serta Kenya di peringkat 115 dengan 1.168,67 poin.
| Peringkat | Negara | Poin |
|---|---|---|
| 110 | Kazakhstan | 1176.50 |
| 111 | Mauritania | 1176.05 |
| 112 | Lebanon | 1175.11 |
| 113 | Niger | 1174.72 |
| 114 | Libya | 1168.89 |
| 115 | Kenya | 1168.67 |
| 116 | Tanzania | 1166.82 |
| 117 | INDONESIA | 1163.15 |
| 118 | Sudan | 1156.74 |
| 119 | Rwanda | 1156.16 |
| 120 | Togo | 1153.04 |
Sementara itu, Bangladesh, tim yang dikalahkan Indonesia, turun dari peringkat 181 ke 183 dunia, dengan kehilangan 2,66 poin menjadi 893,46 poin.
Timnas Indonesia memiliki peluang untuk kembali menaikkan peringkatnya. Skuad Garuda akan menghadapi Thailand dalam partai final FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan pada Senin malam, 5 Oktober 2026, di SUGBK. Seluruh 55 ribu tiket pertandingan ini telah terjual habis. Jika berhasil meraih kemenangan atas Thailand, yang saat ini berada di peringkat 92 dunia, Indonesia berpotensi mendapatkan tambahan 8-10 poin, membuka jalan untuk menembus 115 besar dunia.
Pembaruan resmi ranking FIFA akan diumumkan pada 7 Oktober 2026.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.