JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Dokumenter true crime terbaru Netflix, The Widower: ‘Til Death Do Us Part, langsung melesat ke jajaran Top 10 di Amerika Serikat hanya empat hari setelah rilis pada 30 September 2026. Film berdurasi 1 jam 31 menit ini menggali kisah Thomas Randolph, seorang pria yang menikah enam kali dengan empat istrinya meninggal secara misterius, memicu perdebatan sengit di kalangan kritikus.
Disutradarai oleh Chris Smith, yang dikenal lewat karya-karya seperti Bad Vegan dan Biggest Heist Ever, serta diproduksi oleh NBC News Studios bersama jurnalis Dateline, Dan Slepian, dokumenter ini berpusat pada kasus pembunuhan istri keenam Randolph, Sharon Causse, di Nevada pada tahun 2008. Kasus ini membuka tabir kehidupan Randolph yang penuh intrik asuransi dan kematian mencurigakan.
Hingga 3 Oktober 2026, respons kritikus terhadap The Widower terbelah. Di Rotten Tomatoes, film ini baru mengumpulkan empat ulasan. Sementara di Reelgood, rating mencapai 72/100 dari 11 penilaian, dengan 64% menyukai, 9% mencintai, dan 27% tidak menyukai. Metacritic masih menunggu lebih banyak ulasan, namun satu tinjauan awal memberikan skor 40/100 (Mixed).
Pandangan Kritikus: Antara Pujian dan Kritik Tajam
Sebagian kritikus memuji pendekatan investigatif dan akses eksklusif yang ditawarkan film ini. John Serba dari Decider, misalnya, memberikan rekomendasi “STREAM IT!”, mengapresiasi “sudut pandang yang tidak biasa” untuk genre true crime Netflix. Ia menyoroti akses luar biasa Dan Slepian, yang pernah meraih penghargaan Pulitzer untuk podcast Sing Sing, memungkinkan wawancara langsung dengan Randolph di berbagai situasi, mulai dari mobil hingga penjara.
Karina Adelgaard dari Heaven of Horror memberikan rating 4/5 bintang, menyebutnya sebagai dokumenter yang “padat dan bertempo cepat, namun tetap fokus”. Ia menekankan bagaimana film ini menggambarkan kemampuan Randolph untuk memikat dan memanipulasi sistem peradilan. LeisureByte dan K-Waves and Beyond juga memuji film ini karena tidak hanya berfokus pada kasus Sharon Causse, melainkan mengembangkan cakupan ke kematian empat istrinya yang lain, dua klaim asuransi, dan kasus istri keduanya, Becky Gault, di mana Randolph sempat dibebaskan. Keterlibatan Slepian selama lebih dari satu dekade mengikuti kasus ini dianggap membuat rekaman terasa lebih nyata dan tidak nyaman.
Namun, tidak semua kritikus terkesan. Ben Kenigsberg dari New York Times memberikan skor rendah, 40/100, menyebut film ini “tidak lebih dari sekadar item lain untuk gudang true crime Netflix yang terisi penuh, dengan harga diskon”. Ia mengkritik gaya penyajian yang terlalu mirip Wikipedia, hanya menyajikan informasi seperti buku audio tanpa elemen ketegangan yang kuat. Moviesr.net juga menganggapnya sebagai “dokumenter hambar” karena dianggap gagal menangkap kedalaman emosional dari kisah tragis tersebut, dengan alur yang terasa mekanis.
Kritik serupa datang dari The Review Geek, yang merasa bahwa kasus 20 tahun, dua persidangan, hingga pembatalan putusan, yang akhirnya berakhir dengan hukuman 60 tahun hingga seumur hidup setelah Mahkamah Agung Nevada menolak banding Randolph pada 2026, terlalu padat untuk disajikan dalam 90 menit. Mereka berpendapat bahwa kasus ini seharusnya dibuat menjadi miniseri, seperti The Black Widower (2024) dari ID. MovieGuide bahkan merekomendasikan untuk “SKIP IT” karena materinya dianggap terlalu suram tanpa memberikan harapan, menggambarkan sistem yang condong melawan korban demi melindungi individu seperti Randolph.
Apakah Layak Ditonton?
Bagi penggemar true crime investigatif yang mendalam, mirip dengan gaya Dateline dan tidak mencari sensasi murahan, The Widower: ‘Til Death Do Us Part mungkin layak ditonton. Akses jurnalis yang langka dan potret Thomas Randolph sebagai narsistik yang yakin bisa menipu semua orang, menjadi daya tarik utama. Namun, jika Anda mencari ketegangan sinematik ala Making a Murderer, Anda mungkin akan kecewa. Film ini lebih condong pada laporan jurnalistik yang padat.
Dengan rating 7.2/10, film ini direkomendasikan bagi mereka yang menyukai kasus-kasus kriminal yang terungkap selama bertahun-tahun, bukan film horor dengan jumpscare. Dokumenter ini tersedia di Netflix dengan langganan atau paket Netflix with Ads.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.