Minggu, 4 Oktober 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Samsung Galaxy Z Fold 9 Bocoran 2026: Snapdragon 8 Elite Gen 5, Tandem OLED, One UI 9 Android 16

Samsung Galaxy Z Fold 9 Varian Wide Ultra
Samsung Galaxy Z Fold 9 Bocoran 2026: Snapdragon 8 Elite Gen 5, Tandem OLED, One UI 9 Android 16. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA — Samsung Galaxy Z Fold 9, penerus dari seri ponsel lipat premium Samsung, diprediksi akan rilis pada Juli 2027 dengan membawa perubahan signifikan. Kabar ini muncul hanya dua bulan setelah peluncuran Galaxy Z Fold 8 pada 22 Juli 2026. Generasi ke-9 ini disebut akan hadir dalam dua varian: Z Fold 9 Wide dan Z Fold 9 Ultra, fokus pada desain yang lebih lebar serta peningkatan performa.

Pergeseran ini menandai fokus Samsung pada format “buku” setelah rumor menyebut Galaxy Z Flip 8 akan menjadi seri flip terakhir. Bocoran awal mengindikasikan bahwa Galaxy Z Fold 9 akan menjawab keluhan pengguna selama enam tahun terkait layar depan yang sempit.

Desain Lebih Lebar dan Tangguh

Bocoran dari Ice Universe X pada 25 April 2026, yang dikutip oleh Selular.id dan IKNPos, mengungkapkan perubahan dimensi yang drastis. Untuk Z Fold Wide (yang diyakini menjadi acuan Z Fold 9 Wide), dimensi terbukanya adalah 123,9 x 164,4 x 4,3 mm, membuatnya super tipis. Saat terlipat, ukurannya menjadi 123,9 x 82,2 x 9,8 mm, tetap ringkas.

Rasio layar juga akan berubah signifikan. Layar luar akan menggunakan rasio 4,7:3, sementara layar dalam mengadopsi rasio 4:3, mirip monitor lama, untuk konten yang lebih lega dan nyaman saat multitasking. Perubahan ini menempatkan Samsung pada posisi yang lebih kompetitif melawan perangkat lipat lebar seperti Huawei Pura X Max.

Engsel baru generasi terbaru dirumorkan lebih tipis, dilengkapi pelindung debu superior, dan dibangun dengan dual-rail rumah titanium. Material komposit baru yang diperkuat serat keramik-kaca akan mengurangi berat tanpa mengorbankan struktur, serta menawarkan ketahanan air IP48. Prediksi beratnya sekitar 260-270 gram, turun dari Fold 6 yang memiliki ketebalan 12,1mm.

Peningkatan Layar dan Dapur Pacu

Aspek layar juga mengalami lonjakan besar. Panel akan mengadopsi teknologi Tandem OLED atau minimal UDC (Under-Display Camera) generasi baru yang minim distorsi. Ini akan menghasilkan kecerahan puncak yang lebih tinggi saat di luar ruangan dan efisiensi daya yang lebih baik. Layar luar berukuran 6,5 inci 1080p dengan rasio 21:9, sedangkan layar dalam 8 inci 2160x1584p Adaptive 120Hz. Z Fold 9 juga akan mendukung penggunaan tiga aplikasi secara vertikal serta fitur DeX mandiri tanpa perlu layar eksternal.

Dapur pacu Galaxy Z Fold 9 diperkirakan akan menjadi yang pertama menggunakan chipset 2nm Samsung. Menurut analisis mendalam dari Autokeren.com, perangkat ini akan ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 atau Exynos 2600 2nm. Fabrikasi 2nm/3nm yang super efisien ini akan meningkatkan Neural Processing Unit (NPU) untuk kemampuan AI on-device yang lebih kuat. RAM 16GB LPDDR5X akan mendukung multitasking berat dan gaming dengan teknologi ray tracing. Chipset yang sama juga diprediksi akan digunakan pada Galaxy S26 Ultra.

Baterai Lebih Besar dan Perangkat Lunak AI Canggih

Kapasitas baterai juga akan ditingkatkan. Jika Z Fold 7 memiliki 4.400 mAh, Z Fold 9 Wide diprediksi akan mengusung baterai 4.800 mAh. Bahkan, Z Fold 9 Ultra mungkin mencapai 5.000 mAh, sementara Z TriFold referensi memiliki total 5.600 mAh.

Dari sisi perangkat lunak, Samsung telah mulai menguji One UI 9 untuk prototipe awal Galaxy Z Fold 9 sejak awal 2026, seperti dilaporkan Selular.id. Ponsel ini akan berbasis Android 16 yang sedang dikembangkan Google. Integrasi Galaxy AI akan menjadi tulang punggung One UI 9, bukan sekadar fitur tambahan. AI agentic ini akan memahami konteks pengguna untuk membantu menyelesaikan aktivitas harian, dengan privasi yang dijamin oleh Knox. Fitur seperti real-time translation akan lebih kompleks, dan manajemen jendela akan ditenagai AI. Transisi antara layar luar dan dalam diharapkan lebih halus tanpa jeda, dengan App Continuity yang instan.

Kamera dan Ekosistem

Bocoran dari PandaFlashPro menyebutkan Samsung tengah mempertimbangkan untuk meninggalkan Under-Display Camera (UDC) pada Z Fold 9. Ini karena kualitas gambar UDC belum memenuhi ekspektasi, sehingga kemungkinan Samsung akan kembali menggunakan desain punch-hole 12MP untuk kamera depan agar hasil lebih jernih. Untuk kamera belakang, konfigurasi 200MP f/1.7, 12MP ultrawide, dan 10MP telefoto 3x diprediksi akan hadir, serupa dengan Z TriFold. Sementara itu, kamera selfie kemungkinan beresolusi 10MP.

Dalam ekosistemnya, Z Fold 9 Ultra diprediksi akan mendukung S Pen, sementara varian Wide mungkin tidak. Frame titanium dan aluminium akan memberikan kesan premium. Ponsel ini juga diharapkan mendukung gaming AAA native dengan hardware ray tracing, setara dengan Apple TV 4K A19 Pro.

Prediksi Harga dan Jadwal Rilis

Dengan semua peningkatan ini, prediksi harga di Indonesia untuk Z Fold 9 Wide 2027 berkisar antara Rp27.999.000 hingga Rp29.999.000. Sementara itu, Z Fold 9 Ultra, yang mungkin hadir dengan varian tertinggi 1TB, diperkirakan dibanderol antara Rp32.999.000 hingga Rp35.999.000.

Samsung Galaxy Z Fold 9 diharapkan akan meluncur pada Juli 2027 dalam acara Galaxy Unpacked, dengan pengujian internal yang kemungkinan dimulai pada Q2 2027.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 4 Oktober 2026: Klaim Pack & Coins Gratis