JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Google dikabarkan akan segera meluncurkan pelacak kebugaran terbarunya, Fitbit Edge, yang posisinya berada di antara Fitbit Air dan Pixel Watch 5. Bocoran detail perangkat ini mengungkap layar sentuh berwarna oval, GPS terintegrasi, serta daya tahan baterai hingga 7 hari, menjadikannya opsi menarik bagi pengguna Android dan iOS.
Perangkat yang diyakini sebagai pengganti Fitbit Charge 6 ini pertama kali teridentifikasi dalam gambar produk yang diterbitkan oleh Android Headlines pada 4 Oktober 2026. Sebelumnya, pelacak ini sempat terlihat sekilas dalam iklan Pixel 11 pada Agustus 2026, memicu spekulasi di kalangan pengamat teknologi. Filing FCC dengan nomor G8BL6 juga mengonfirmasi perangkat Google dengan konektivitas Bluetooth-only dalam faktor bentuk pergelangan tangan, yang cocok dengan profil Fitbit Edge.
Desain dan Fitur Unggulan Fitbit Edge
Berdasarkan render dari Android Headlines dan 9to5Google, Fitbit Edge hadir dengan desain ramping dan modern. Layar sentuh berwarna ovalnya mendukung widget, menampilkan waktu, tanggal, dan tiga komplikasi. Desain ini mirip dengan seri Fitbit Charge sebelumnya, namun lebih tipis dan tidak berbentuk persegi panjang seperti Charge 6.
Perangkat ini dilengkapi dengan tombol memanjang di setiap sisi, satu untuk membuka laci aplikasi dan satu lagi untuk pengaturan cepat. Di bagian belakang, terdapat susunan sensor yang disebut-sebut lebih canggih dari Fitbit Air, mendekati kemampuan pelacak kesehatan Pixel Watch. Rumor menyebutkan fitur pemantauan SpO2 dan detak jantung 24/7. Tali jamnya juga dirancang agar mudah diganti dengan sistem quick-release.
Fitbit Edge diperkirakan akan tersedia dalam tiga warna utama yang senada dengan Pixel 11 Pro: Obsidian (hitam), Olive (hijau), dan Canyon (oranye). Selain itu, ada rumor tentang varian Rose Peach, sehingga total pilihan warna bisa mencapai lima.
Spesifikasi dan Kompatibilitas
Spesifikasi yang bocor menunjukkan Fitbit Edge akan fokus pada daya tahan baterai dan fitur esensial tanpa menjadi smartwatch penuh. Dari tabel perbandingan 9to5Google, perangkat ini akan memiliki konektivitas Bluetooth saja (tanpa Wi-Fi), mendukung notifikasi, dan dilengkapi aplikasi seperti Google Maps, kontrol media dan musik, serta Find My Phone. Daya tahan baterai hingga 7 hari menjadi daya tarik utama, setara dengan Fitbit Air.
Menariknya, Fitbit Edge akan kompatibel dengan Android dan iOS, berbeda dengan Pixel Watch 5 yang hanya mendukung Android 12 ke atas. Sumber dari gambar retail Android Headlines menambahkan detail penting lain: GPS built-in, memungkinkan pencatatan rute aktivitas luar ruangan tanpa perlu membawa ponsel. Fitur altimeter untuk pelacakan elevasi dan pengenalan aktivitas otomatis juga diharapkan hadir.
Berikut ringkasan spesifikasi yang bocor untuk Google Fitbit Edge:
| Fitur | Detail |
|---|---|
| Display | Oval colour touchscreen – widget support |
| GPS | Built-in GPS – Yes |
| Altimeter | Yes – elevation tracking |
| Activity tracking | Automatic workout recognition |
| Battery life | Up to 7 days |
| Connectivity | Bluetooth only – No Wi-Fi |
| Apps | Google Maps, YouTube Music, Find My Phone, media controls |
| Compatibility | Android and iOS |
| Design | Side buttons, pinch release band, sensor array |
| Warna | Obsidian, Olive, Canyon (match Pixel 11 Pro) |
| OS | Kemungkinan lightweight Fitbit OS, bukan Wear OS |
Posisi di Lini Produk Google dan Perkiraan Harga
Dengan hadirnya Fitbit Edge, Google tampaknya ingin memperjelas segmentasi produknya menjadi tiga tingkatan:
- Fitbit Air ($99.99): Pelacak kebugaran tanpa layar, fokus pada pemantauan kesehatan murni.
- Fitbit Edge ($149-$199): Dengan layar oval, baterai 7 hari, GPS/altimeter, dan notifikasi cerdas terbatas. Perangkat ini akan menjadi penerus seri Charge yang terakhir meluncur pada 2023.
- Pixel Watch 5 (~$400): Smartwatch penuh berbasis Wear OS dengan daya tahan baterai 30-40 jam, eksklusif untuk Android 12+.
Fitbit Charge 6 yang dirilis pada 2023 dibanderol $159.95. Dengan estimasi harga Fitbit Edge antara $149-$199 (sekitar Rp2,4 juta hingga Rp3,2 juta dengan kurs Rp16.300), pelacak ini menawarkan nilai yang kompetitif, terutama dengan fitur GPS dan baterai yang lebih panjang dibanding smartwatch.
Waktu Rilis dan Relevansi untuk Pasar Indonesia
Tanggal rilis resmi belum diumumkan, namun diperkirakan pada Oktober 2026, menjelang musim belanja liburan. Google belum memberikan pernyataan resmi per 5 Oktober 2026, sehingga kemungkinan perubahan jadwal selalu ada. Namun, konfirmasi dari FCC G8BL6 mengindikasikan peluncuran sudah dekat.
Kehadiran Fitbit Edge sangat relevan bagi konsumen di Indonesia yang menginginkan keseimbangan antara fitur pelacak kebugaran dan notifikasi pintar, tanpa harus berinvestasi pada smartwatch yang lebih mahal dengan daya tahan baterai terbatas. Daya tahan baterai 7 hari dan GPS built-in menjadi nilai jual utama, memungkinkan pengguna melacak aktivitas lari atau bersepeda tanpa perlu membawa ponsel. Selain itu, kompatibilitas lintas platform (Android dan iOS) memperluas daya tariknya.
Jika bocoran ini akurat, Fitbit Edge akan menjadi pilihan menarik bagi mereka yang mencari pelacak kebugaran serbaguna dengan harga terjangkau. Namun, detail lebih lanjut mengenai fitur kesehatan, batasan aplikasi, ketahanan air, dan persyaratan Fitbit Premium masih perlu menunggu pengumuman resmi dari Google.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.