Selasa, 6 Oktober 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Sembilan kasus positif influenza tipe A ditemukan di Bali, Dinkes minta tingkatkan waspada

Petugas kesehatan memantau influenza tipe A di Bali
Dinkes Bali meminta kabupaten dan kota meningkatkan kewaspadaan setelah menemukan sampel positif influenza tipe A. (Ilustrasi: AI)

DENPASAR — Sembilan sampel positif influenza tipe A ditemukan di Bali, sementara seluruh pasien yang terdeteksi sudah sembuh. Dinas Kesehatan Bali meminta pemerintah kabupaten dan kota meningkatkan kewaspadaan dini, terutama karena infeksi ini dapat menjadi lebih berat pada kelompok rentan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bali, I Gusti Ayu Raka Susanti, mengatakan temuan itu berasal dari pemeriksaan 113 sampel yang dikirim ke laboratorium rujukan nasional. Sampel diambil dari kasus yang memenuhi kriteria influenza maupun influenza berat.

“Di Bali untuk kewaspadaan dini influenza, kami mengirimkan sampel dengan kasus sesuai kriteria influenza serta influenza berat, dari 113 sampel yang dikirim ke laboratorium rujukan nasional, terdapat sembilan hasil positif influenza tipe A, tetapi pasiennya sudah sembuh,” kata Raka Susanti.

Influenza tipe A di Bali dipantau lewat fasilitas sentinel

Pemeriksaan dilakukan melalui dua fasilitas pelayanan kesehatan yang ditetapkan sebagai fasilitas sentinel surveilans influenza. Pengujiannya menggunakan sistem surveilans Influenza Like Illness serta Severe Acute Respiratory Infection.

Temuan ini muncul ketika Infeksi Saluran Pernapasan Akut masih menjadi kasus yang paling banyak mendominasi kunjungan ke berbagai fasilitas kesehatan, khususnya puskesmas. Dinkes Bali tetap mencermati influenza tipe A meski mayoritas kasus yang terpantau tergolong ringan dan dapat pulih sendiri.

“Kalau ringan tidak perlu dirawat inap, bisa rawat jalan, karena kebanyakan kasus influenza tipe A bisa sembuh sendiri,” ujar Raka.

Namun, gejala ringan bukan alasan untuk mengabaikan penularan. Pada kondisi tertentu, influenza dapat berkembang menjadi penyakit berat, termasuk memicu sesak napas dan pneumonia atau radang paru. Komplikasi serius hingga kematian juga dapat terjadi.

Penularan lebih mudah di ruang tertutup dan padat

Virus influenza umumnya menyebar melalui droplet atau partikel pernapasan yang keluar saat orang terinfeksi batuk atau bersin di ruang publik. Penularan juga dapat terjadi ketika seseorang menyentuh permukaan atau benda yang terkontaminasi, lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut.

Risiko penularan lebih tinggi di ruangan tertutup dengan ventilasi buruk dan kepadatan orang yang tinggi. Sekolah, tempat penitipan anak, fasilitas kesehatan, serta lokasi yang melibatkan kontak erat termasuk lingkungan yang perlu mendapat perhatian.

Dampaknya terasa langsung pada layanan kesehatan daerah. Jika penularan meningkat, kunjungan pasien ke puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan lain berpotensi bertambah. Karena itu, kewaspadaan tidak hanya bertumpu pada pemantauan kasus, tetapi juga pada langkah pencegahan sehari-hari dan perhatian terhadap gejala.

Dinkes Bali mengirim edaran kewaspadaan

Dinkes Bali telah mengirimkan surat edaran kewaspadaan influenza kepada seluruh kabupaten dan kota. Edukasi diteruskan melalui promosi kesehatan di tingkat provinsi dan daerah, serta puskesmas, agar masyarakat menjaga kondisi tubuh tetap sehat dan memakai masker bila diperlukan.

“Kami mengirimkan surat kewaspadaan terhadap influenza ke kabupaten/kota, melalui promosi kesehatan dari provinsi, kabupaten/kota, dan puskesmas dilakukan edukasi dengan melakukan pencegahan agar menjaga kondisi tubuh tetap sehat dan bila diperlukan tetap memakai masker,” tutur Raka.

Warga yang mulai mengalami demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, nyeri otot, atau kelelahan ekstrem diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah. Istirahat, asupan air putih yang cukup, serta makanan bergizi seimbang yang kaya sayur dan buah juga dianjurkan.

Angka yang menjadi dasar kewaspadaan Dinkes Bali: sembilan hasil positif dari 113 sampel yang diperiksa.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kalender Jawa Hari Ini 6 Oktober 2026: Weton, Pasaran, Neptu & Karakter Karir