TechRadar juga mengingatkan bahwa menjual MacBook sendiri di pasar barang bekas berpotensi menghasilkan uang lebih banyak, meski prosesnya lebih merepotkan. Pilihan itu memberi pemilik kendali untuk mencari pembeli, sementara program tukar tambah menawarkan proses yang lebih praktis tetapi nilainya bergantung pada penilaian mitra.
Promosi disebut terbatas di Amerika Serikat
Menurut pengamatan penulis TechRadar, penawaran tersebut tampaknya hanya tersedia di Amerika Serikat. Saat halaman produk diperiksa, program itu tidak tersedia di Inggris. Bahan sumber tidak menyebut ketersediaan promosi di Indonesia, sehingga penawaran tersebut tidak dapat dianggap berlaku bagi konsumen Indonesia.
Microsoft memang terang-terangan membidik pengguna MacBook Pro dengan Surface Laptop Ultra. Ajakan untuk “putus” dari MacBook dibingkai sebagai cara ringan menarik pengguna Apple ke Windows, tetapi penulis TechRadar menilai pendekatan itu terasa kurang meyakinkan.
Laporan itu juga menggambarkan reaksi sejumlah pengguna Apple di utas Reddit sebagai cenderung meremehkan upaya Microsoft. Namun, komentar di forum belum tentu mewakili seluruh pemilik MacBook; orang yang terdorong ikut berdiskusi biasanya tidak mencerminkan semua calon pembeli.
Untuk pembeli, inti tawaran ini bukan sekadar angka besar di banner, melainkan nilai akhir yang diberikan setelah perangkat dinilai. TechRadar menulis, “you’re going to get more (maybe a fair bit more) selling the device second-hand yourself.”

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.