Kamis, 15 Oktober 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Show HN: My Terminal Themes Web App

Show HN: My Terminal Themes Web App
Show HN: My Terminal Themes Web App

JAKARTA — Pengguna terminal kini bisa menjelajahi lebih dari 800 tema dan mengunduh berkas untuk hampir 40 format melalui aplikasi web baru Terminal Themes. Layanan di terminalthemes.com itu dibuat oleh pengelola repositori tema iTerm2 Color Schemes dan dapat digunakan gratis tanpa membuat akun.

Pengunjung bisa mencari tampilan terminal, melihat pratinjau, lalu mengunduh tema yang sesuai dengan aplikasi mereka. Bagi pengguna yang ingin ikut berkontribusi, akun gratis membuka fitur tambahan seperti memilih tema, menyimpannya, dan mengirimkan tema baru.

Pengembang memperkenalkan aplikasi itu dalam unggahan “Show HN” di Hacker News. Ia mengatakan proyek tersebut berawal dari rencana yang tertunda selama 15 tahun: mengubah koleksi tema terminal yang sudah dikelolanya menjadi aplikasi web.

Aplikasi tema terminal dengan pratinjau langsung

Repositori iTerm2 Color Schemes sebelumnya menyediakan kumpulan tema melalui GitHub. Versi web baru dirancang untuk memudahkan orang menelusuri koleksi itu dan memilih tema tanpa harus mengandalkan tangkapan layar ANSI sebagai satu-satunya gambaran.

Terminal Themes menyediakan pratinjau terminal dan kode yang ditampilkan secara langsung. Menurut pembuatnya, tampilan itu memberi gambaran yang lebih realistis tentang warna dan keterbacaan tema saat digunakan. Pengguna yang lebih menyukai gambar ANSI tetap dapat menemukannya di repositori GitHub.

Koleksinya mencakup lebih dari 800 tema. Unduhan tersedia dalam format untuk hampir 40 lingkungan, termasuk iTerm, Ghostty, dan Windows. Ragam format ini penting karena tema yang sama belum tentu bisa langsung dipasang dengan cara serupa di setiap aplikasi terminal.

Untuk pengguna di Indonesia, akses gratis tanpa kewajiban membuat akun membuat layanan ini mudah dicoba. Mereka dapat membandingkan tampilan dan mengunduh tema terlebih dahulu; pendaftaran baru diperlukan jika ingin menggunakan fitur komunitas. Aplikasi juga menawarkan “Find My Theme” dan sejumlah alat pencarian untuk membantu menemukan tampilan yang disukai.

Fitur aksesibilitas dan kontribusi komunitas

Pembuat aplikasi menyebut aksesibilitas sebagai salah satu fokus pengembangan. Ia juga mengajak pengguna memberi masukan dan menyarankan fitur, sehingga pengembangan berikutnya dapat mempertimbangkan kebutuhan orang yang memakai beragam terminal dan cara kerja.

Keberadaan fitur pencarian dan pratinjau dapat mengurangi proses coba-pasang berulang. Pengguna bisa menilai kombinasi warna dan tampilannya sebelum memilih berkas yang cocok. Namun, sumber pengumuman tidak merinci standar aksesibilitas yang diterapkan atau daftar lengkap format unduhan.

Pengembang turut berterima kasih kepada komunitas yang selama ini menyumbangkan tema, membuat port untuk terminal lain, serta membangun alat konversi antarformat. Aplikasi baru itu bertumpu pada kontribusi tersebut, bukan hanya pada koleksi yang dikelola satu orang.

Kontributor repositori GitHub juga mendapat ajakan khusus. Mereka diminta membuat akun di layanan baru, mencari tema yang pernah disumbangkan, lalu menekan tombol “Claim Authorship” untuk mengklaim kepengarangan. Pengumuman itu tidak menjelaskan proses verifikasi klaim tersebut.

Informasi mengenai aplikasi dan fiturnya berasal dari pengumuman pembuat di Hacker News serta tautan repositori dan layanan yang ia sertakan. Terminal Themes saat ini menawarkan lebih dari 800 tema dan unduhan untuk hampir 40 format.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem Free Fire (FF) Hari Ini 15 Oktober 2026: Klaim Diamond & Skin Gratis