LONDON — Ketika perangkat AI mulai mengerjakan tugas langsung di komputer, pertanyaan pentingnya bukan cuma seberapa cepat chip bekerja, tetapi apa saja yang bisa dilakukan perangkat itu. Surface Laptop Ultra, komputer baru Microsoft yang mengandalkan chip Nvidia, dirancang dengan visi tersebut, menurut CEO Nvidia Jensen Huang dalam acara pengembang di London.
Huang mengatakan pengembangan perangkat kerasnya memakan waktu empat tahun. Surface Laptop Ultra diperkenalkan pada September 2026 dan dijadwalkan meluncur pada 16 Oktober 2026. Perangkat ini ditujukan bagi pengembang dan pengguna yang menjalankan pekerjaan berbasis AI.
Surface Laptop Ultra dirancang untuk menjalankan AI
Perangkat ini menjadi produk Microsoft pertama yang ditenagai chip Nvidia. Spesifikasinya mencakup platform RTX Spark, prosesor N1X, grafis RTX Blackwell, serta dukungan memori terpadu hingga 128GB. Bahan sumber juga menyebut konfigurasi dengan RAM 24GB dan penyimpanan 512GB, serta pilihan lain dengan RAM 32GB dan penyimpanan 1TB.
Huang menggambarkan sasaran pengembangan itu sebagai komputer yang sanggup menjalankan agen AI secara lokal. Dalam visinya, pengguna dapat meminta komputer mengerjakan sesuatu—seperti membuat gambar atau memperbarui presentasi—lalu menerima hasilnya tanpa harus membawa perangkat ke mana-mana.
Gagasan itu mengubah fungsi PC dari alat yang menunggu perintah langsung menjadi perangkat yang dapat memakai aplikasi dan alat lain untuk menyelesaikan tugas. Namun, sumber tidak menjelaskan cara kerja fitur tersebut secara rinci, layanan apa yang mendukungnya, atau apakah seluruh kemampuan yang digambarkan Huang akan tersedia ketika produk diluncurkan.
Chip baru dan memori bersama jadi bagian pengembangan
Menurut Huang, tim pengembang membuat chip baru dan merancang ulang cara GPU menggunakan memori. Ia menyebut perangkat itu memiliki kemampuan komputasi 1 petaflops dan menggunakan arsitektur Blackwell. Huang juga mengatakan GPU Nvidia di komputer ini menjadi yang pertama dari perusahaan tersebut dengan memori bersama.
Ia mengatakan perangkat itu dirancang agar dapat menjalankan berbagai kerangka kerja dan model AI, sekaligus aplikasi PC. Dengan kata lain, ambisinya bukan hanya menghadirkan komputer untuk satu jenis pekerjaan, melainkan mesin yang dapat menggabungkan fungsi PC umum, workstation, dan komputasi AI.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.