LONDON — Kekalahan 0-2 Chelsea dari Tottenham menyisakan persoalan disiplin yang langsung disorot pelatih Xabi Alonso. Cole Palmer menerima kartu merah pada menit ke-80 setelah mendapat kartu kuning kedua, dan Alonso meminta gelandang itu belajar dari insiden tersebut.
Tottenham menang di Stamford Bridge melalui gol bunuh diri Mike Penders dan gol Mathys Tel pada menit-menit akhir. Kemenangan itu menjadi yang pertama bagi Spurs di markas Chelsea sejak 2018. Palmer diusir saat Chelsea sudah tertinggal 0-1.
Cole Palmer kartu merah setelah tekel terlambat
Palmer mendapat kartu kuning kedua karena melakukan tekel terlambat terhadap Conor Gallagher. Ia sebelumnya sudah menerima kartu kuning dalam insiden dengan Mateus Fernandes. Alonso menilai keputusan wasit kemungkinan tepat, meski ia belum melihat ulang rekaman pertandingan.
“Absolutely,” kata Alonso ketika ditanya apakah Palmer perlu belajar dari kartu merah itu. Pelatih Chelsea tersebut mengatakan masih perlu memeriksa tayangan pertandingan sebelum berbicara langsung dengan sang pemain.
“We need to have this maturity to deal with difficult moments,” ujar Alonso. Ia menyebut Chelsea masih memiliki waktu sekitar 15-20 menit setelah kebobolan gol pertama, sehingga tim perlu menjaga ketenangan saat menghadapi situasi sulit.
Kartu merah itu juga menambah perhatian terhadap disiplin Palmer. Ia berpotensi mendapat kartu merah saat Chelsea menghadapi Everton pada akhir pekan sebelumnya. Namun, Alonso menegaskan insiden tersebut belum menjadi kekhawatiran lebih luas mengenai karakter pemain bernomor punggung 10 itu.
“Today, for sure, yes, but it is not a concern,” kata Alonso. Ia meminta Palmer dan seluruh pemain tetap tenang serta dewasa ketika pertandingan berjalan berat.
Kekalahan Chelsea berdampak pada lini depan
Chelsea juga tampil tanpa João Pedro. Penyerang itu mengalami cedera yang belum diketahui tingkat keparahannya saat latihan pada Jumat. Alonso mengatakan pemain tersebut merasakan masalah pada hari sebelumnya dan tim masih menunggu pemeriksaan untuk mengetahui kondisi lengkapnya.
“He has a lot of fluid,” kata Alonso mengenai kondisi João Pedro. Chelsea belum memastikan kapan penyerang itu dapat kembali bermain. Absennya dia menjadi masalah tambahan bagi tim yang gagal membalas dua gol Tottenham dan harus menuntaskan pertandingan dengan sepuluh pemain.
Bagi Chelsea, hasil ini menunjukkan dampak langsung dari kehilangan kendali di momen penting: tim tertinggal, kehilangan Palmer karena kartu merah, dan masih harus menanti kepastian kondisi João Pedro. Situasi itu membatasi pilihan Alonso dalam pertandingan tersebut sekaligus membuat evaluasi disiplin dan kondisi skuad berjalan bersamaan.
Alonso juga membela Penders, yang membuat kesalahan pada debut penuhnya di Premier League. Sang kiper meninju bola dari sepak pojok ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri itu membuka jalan bagi Tottenham untuk unggul.
“We win, we lose together,” ujar Alonso. Ia mengatakan Chelsea akan mendukung Penders dan pemain lain, serta meyakini kiper tersebut dapat belajar dari kesalahannya.
De Zerbi ingin Tottenham terus berkembang
Pelatih Tottenham Roberto De Zerbi berharap kemenangan di Stamford Bridge menjadi pijakan bagi timnya untuk melanjutkan hasil positif. Ia menyebut Spurs telah memenangi dua pertandingan beruntun, tetapi menegaskan tim belum mencapai apa pun dan masih harus berkembang dari laga ke laga.
“There is no reason why not,” kata De Zerbi ketika ditanya apakah kemenangan itu dapat menjadi titik awal. Ia menambahkan bahwa Tottenham ingin menjadi lebih baik dalam setiap pertandingan dan setiap pekan.
Spurs datang ke London barat dengan catatan hanya menang sekali dalam 34 kunjungan sebelumnya. Kali ini, gol bunuh diri Penders memberi mereka keunggulan sebelum kartu merah Palmer memperberat tugas Chelsea. Gol Tel kemudian memastikan kemenangan tim tamu.
Alonso mengatakan akan memeriksa kembali insiden Palmer sebelum membahasnya dengan sang pemain. “It is one to learn for the future for sure,” katanya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.