Perubahan itu dapat berdampak langsung pada jalannya pemerintahan daerah. Penunjukan menteri baru akan menentukan pembagian tanggung jawab di kabinet, sementara cara Omar mengelola harapan kolega partainya ikut menjadi perhatian politik. Namun, sampai pertemuan yang dijadwalkan pekan depan, nama calon yang akan mendapat posisi belum diumumkan dalam laporan.
Oposisi kritik cara Omar menyampaikan permintaan
Partai oposisi menilai imbauan Omar merendahkan para politikus yang berharap mendapat posisi menteri. Pemimpin oposisi dari BJP, Sunil Sharma, menyebut Omar bertindak seperti raja dan mengatakan ia merendahkan anggota legislatif dari partainya sendiri.
Sharma juga mengulang klaim bahwa National Conference akan mengalami perpecahan jika Omar tetap melanjutkan perluasan kabinet. Klaim itu merupakan penilaian oposisi, bukan kepastian mengenai dampak perubahan kabinet.
Ketua Peoples Conference Sajad Lone menyebut pernyataan Omar sebagai “kultus diri”. Ia mempertanyakan cara kepala menteri menyampaikan permintaan agar para legislator tidak mendesaknya untuk mendapat jabatan.
“Jika Anda tidak mampu mengakomodasi mereka di kabinet, Anda bisa menghindarkan mereka dari penghinaan di depan publik,” kata Lone.
Omar belum mengumumkan nama menteri yang akan diangkat. Ia mengatakan keputusan telah dibuat, dan meminta kolega partainya menunggu proses perluasan kabinet pekan depan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.