Pada 2025, gas yang dikirim melalui pipa menyumbang 43% dari total impor gas Singapura, sementara LNG mencakup 57%. Komposisi itu menjelaskan mengapa pemerintah menekankan diversifikasi dan kesiapan impor: ketika pasokan dari satu jalur berkurang, pilihan sumber lain dan stok cadangan menjadi penyangga bagi pembangkit listrik.
Bagi konsumen, pernyataan Tan memberi gambaran bahwa pemangkasan pasokan belum diperkirakan langsung mendorong kenaikan harga listrik dalam jangka pendek. Namun, pemerintah tetap menyoroti pergerakan harga energi dunia.
Tan mengatakan harga gas setempat dipengaruhi indeks global, sehingga perkembangan pasar internasional tetap relevan bagi biaya energi, terlepas dari skala pengurangan pasokan Indonesia.
PM Singapura soroti kewajiban kontrak
Wong menyampaikan sikap pemerintah dalam konferensi PAP pada Minggu. Ia mengatakan para pihak yang telah menandatangani kontrak komersial pasokan gas diharapkan memenuhi komitmen mereka. Perusahaan pengimpor gas Singapura, menurut Wong, akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingannya.
Tan menyerahkan kepada Gas Supply Private Limited (GSPL), anak usaha Temasek yang bertindak sebagai importir gas Singapura, untuk menelaah langkah hukum atau upaya lain yang tersedia berdasarkan kontrak komersial. Ia menyebut pemenuhan kontrak sebagai dasar penting bagi reputasi dan kepercayaan dalam hubungan usaha.
Respons pemerintah mencakup dua jalur. Di satu sisi, Singapura menyatakan pasokan alternatif dan cadangan tersedia untuk menjaga kebutuhan energi. Di sisi lain, GSPL dapat meninjau haknya dalam perjanjian dengan pemasok. Keduanya menunjukkan bahwa isu ini ditangani sebagai persoalan ketahanan pasokan sekaligus hubungan kontraktual.
Tan juga meminta warga Singapura tetap tenang dan menjalankan kegiatan seperti biasa. Ia mengatakan negara itu pernah menghadapi pengurangan pasokan serupa tanpa gangguan berarti, dan pemerintah akan terus menjaga keandalan serta ketahanan energi.
Energi alternatif masih dikaji
Di luar gas, pemerintah Singapura menjajaki biometana, panas bumi, dan tenaga surya sebagai sumber energi alternatif. Opsi nuklir juga masuk kajian, tetapi belum ada keputusan untuk memanfaatkannya.
Katadata melaporkan Wong menyinggung perhatian terhadap keselamatan energi nuklir, terutama karena kondisi Singapura sebagai negara kecil dengan kepadatan penduduk tinggi. Pemerintah, menurut laporan tersebut, menempatkan keselamatan sebagai prioritas dalam pembahasan opsi itu.
Kajian tersebut masih menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan energi, bukan keputusan untuk membangun pembangkit nuklir.
Tan tidak mengaitkan pemangkasan pasokan terbaru dengan pernyataan sejumlah pemimpin Singapura mengenai kabut asap. Ia mengatakan pembatasan ekspor pernah terjadi sebelumnya, termasuk pada tahun ini ketika perbaikan dan pemeliharaan jaringan pipa berlangsung.
Ia juga menyatakan keputusan Indonesia untuk membatasi pasokan berdekatan dengan Singapore International Energy Week merupakan kewenangan Indonesia, dan ia tidak akan mengomentarinya. Tan mengatakan hubungan pemerintah kedua negara tetap baik, termasuk hubungan antara Presiden Prabowo Subianto dan Wong, serta mengakui Indonesia dapat menghadapi kebutuhan pasokan domestik dan kendala tertentu.
Pembahasan mengenai langkah berikutnya masih berada pada tahap awal. Tan mengatakan pemerintah Singapura akan memantau situasi dengan cermat, sementara pengurangan pasokan yang disampaikan EMA berlangsung selama 18 hari.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.