Kamis, 29 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Saham ISAT Melemah 6.82% pada Rabu, RSI Jenuh Jual

Market analysis illustration — idx 1
Market analysis illustration — idx 1. (Ilustrasi: AI)

Mengapa ISAT dibahas hari ini

  • Volume 1,6× rata-rata 20 hari
  • Ditutup di level terendah 20 hari (1.570,00)
  • RSI(14) 25,7 — zona jenuh jual (oversold)
  • Tren turun berlanjut (5 hari -12,04%)

Dipilih otomatis dari 45 saham IDX (Indonesia) berdasarkan skor sinyal teknikal dengan pengacakan berbobot harian — bukan rekomendasi.

Setelah anjlok 30,53% dalam sebulan, saham PT Indosat Tbk (ISAT) kembali tertekan pada sesi Rabu, 28 Oktober 2026. Harga ditutup di Rp1.570, turun 6,82% dalam sehari dan 12,04% dalam lima hari, tepat di level terendah 20 hari dengan volume 1,6 kali rata-rata. Kombinasi harga jatuh, volume melonjak, dan indikator jenuh jual inilah yang membuat ISAT layak dipantau hari ini.

Tren dan Aksi Harga: Tekanan Masih Dominan

Struktur harga ISAT sepenuhnya berada di sisi bearish. Harga berada di bawah SMA20 di Rp1.958 dan SMA50 di Rp2.243,20, sementara SMA20 turun 7,09% dalam 5 hari. Tidak ada persilangan MA baru. Tren turun sudah berjalan lama dan bukan baru terbentuk.

Posisi harga di rentang 20 hari juga ekstrem, yakni di 0% antara support Rp1.570 dan resistance Rp2.260. Harga kini mendekati low 3 bulan di Rp1.525, jauh dari high 3 bulan di Rp2.850. Seperti terlihat pada grafik, harga menembus dari tengah pita Bollinger menuju batas bawahnya.

Grafik aksi harga ISAT
Grafik aksi harga ISAT 3 bulan: harga, SMA20/50, Bollinger, support & resistance. Data: bursa via Yahoo Finance.

Bollinger Band (20, 2σ) memperlihatkan lebar pita 47,3% dan masih melebar, tanda volatilitas tinggi. Pita yang melebar saat harga turun berarti penurunan terjadi dengan momentum, bukan sekadar koreksi tipis. Harga berada di %B 8%, dekat batas bawah di Rp1.495,30. ATR(14) di 120,36, atau 7,7% dari harga, mengonfirmasi ayunan harian yang lebar.

Momentum: Jenuh Jual, tetapi Belum Berbalik

RSI(14) berada di 25,7 (oversold), sedangkan Stochastic %K 7,3 dan %D 17,9 juga di zona oversold. Artinya, penurunan sudah sangat dalam dan ruang untuk pantulan teknikal terbuka. Namun oversold bukan sinyal beli otomatis. Dalam tren turun yang kuat, indikator bisa bertahan di area jenuh jual selama harga terus melemah.

MACD memberi peringatan itu. Garis MACD di -167,739 berada di bawah signal -138,982, dengan histogram -28,757. MACD masih negatif dan jaraknya melebar, sehingga tekanan jual belum mereda. Osilator cepat sudah jenuh, tetapi indikator pengikut tren belum memberi tanda pembalikan.

Grafik momentum ISAT
Grafik momentum ISAT: RSI(14), MACD, Stochastic. Data: bursa via Yahoo Finance.

Volume dan OBV: Petunjuk yang Ambigu

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair