Minggu, 1 November 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

AWS Naik 39%, Amazon Siapkan Belanja AI Lebih Besar

AWS Naik 39%, Amazon Siapkan Belanja AI Lebih Besar
AWS Naik 39%, Amazon Siapkan Belanja AI Lebih Besar

JAKARTA — Belanja AI Amazon menekan arus kas bebas perusahaan hingga minus 42,4 miliar dollar AS dalam 12 bulan sampai September, meski pendapatan AWS tumbuh 39 persen. CEO Amazon Andy Jassy mengatakan perusahaan akan mengeluarkan belanja modal yang jauh lebih besar pada 2027.

Angka itu menempatkan Amazon pada persimpangan yang jelas: bisnis awannya melaju, tetapi pembangunan kapasitas AI membutuhkan investasi besar. Pada periode yang sama setahun sebelumnya, arus kas bebas Amazon masih positif 14,8 miliar dollar AS.

Apa arti pertumbuhan AWS bagi investasi AI Amazon?

Pendapatan Amazon Web Services (AWS) naik 39 persen menjadi 46 miliar dollar AS pada kuartal ketiga. Laba operasional unit komputasi awan itu meningkat menjadi 17,8 miliar dollar AS, dari 11,4 miliar dollar AS setahun sebelumnya.

Jassy menyebut AWS kini memiliki laju pendapatan tahunan 184 miliar dollar AS dan backlog senilai 578 miliar dollar AS. Backlog menggambarkan pesanan atau komitmen layanan yang belum seluruhnya diakui sebagai pendapatan.

Permintaan kapasitas AI menjadi alasan Amazon mempercepat pembangunan. “Kami memasang akselerator AI kira-kira setiap 14 detik, dan hampir secepat kami memasang kapasitas, pelanggan langsung menggunakannya,” kata Jassy dalam panggilan hasil keuangan.

Bagi pelanggan komputasi awan, investasi itu berkaitan dengan ketersediaan kapasitas untuk menjalankan beban kerja AI. Bagi Amazon, tantangannya adalah mengubah pembangunan pusat data dan pembelian perangkat keras menjadi pendapatan serta imbal hasil yang sepadan. Jassy mengatakan perusahaan melihat jalur yang jelas menuju imbal hasil menarik dari belanja tersebut.

Berapa besar belanja modal yang direncanakan Amazon?

Amazon membelanjakan 77,3 miliar dollar AS untuk properti dan peralatan pada kuartal ketiga, naik dari 35,1 miliar dollar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dalam 12 bulan, pembelian properti dan peralatan bertambah 94,8 miliar dollar AS; sebagian besar terkait AI, menurut perusahaan.

Amazon tetap memperkirakan belanja modal tunai sekitar 220 miliar dollar AS tahun ini, angka yang telah ditetapkan pada hasil kuartal Juli. Untuk 2027, Jassy mengatakan perusahaan akan membelanjakan “jauh lebih banyak”. Amazon juga menghimpun utang jangka panjang sebesar 48,1 miliar dollar AS pada kuartal tersebut.

Perusahaan kini dapat meminjam hingga 80 miliar dollar AS dengan jaminan perangkat keras AI yang dibelinya. Kemampuan itu memberi Amazon jalur pendanaan tambahan untuk investasi infrastruktur, meski skala belanja dan penurunan arus kas menunjukkan besarnya kebutuhan modal.

Pendapatan Amazon naik, tetapi meleset dari perkiraan

Secara keseluruhan, pendapatan Amazon pada kuartal ketiga tumbuh 12 persen menjadi 201,9 miliar dollar AS. Laba operasional naik menjadi 28,1 miliar dollar AS dari 17,4 miliar dollar AS setahun sebelumnya, sementara margin operasional 13,9 persen menjadi yang tertinggi yang pernah dilaporkan perusahaan.

Namun, pendapatan dan laba per saham berada di bawah perkiraan analis. Pendapatan yang diproyeksikan sebesar 202,3 miliar dollar AS, sedangkan perkiraan laba per saham mencapai 1,96 dollar AS. Saham Amazon sempat turun hingga 7 persen dalam perdagangan setelah pasar reguler.

Bisnis ritel tumbuh lebih lambat daripada AWS. Penjualan toko daring naik 2 persen menjadi 68,5 miliar dollar AS, sedangkan pendapatan iklan meningkat 11 persen menjadi 19,6 miliar dollar AS. Amazon mengatakan perpindahan Prime Day ke kuartal kedua di sebagian besar negara besar tahun ini memangkas sekitar empat poin persentase dari pertumbuhan total.

Untuk kuartal liburan, Amazon memperkirakan pendapatan berada di rentang 240 miliar hingga 247 miliar dollar AS dan laba operasional 28,5 miliar hingga 33,5 miliar dollar AS. Rentang itu akan menjadi tolok ukur berikutnya bagi investor untuk melihat apakah pertumbuhan bisnis mampu mengimbangi kebutuhan belanja AI.

Chip Trainium akan dijual di luar AWS

Amazon juga berencana mulai menjual chip AI Trainium di luar AWS pada akhir 2027. Sebelumnya, perusahaan merilis TorchNeuron untuk Trainium agar pengembang dapat menjalankan kode PyTorch pada chip tersebut.

Langkah ini memperluas ambisi Amazon dari penyedia layanan awan menjadi pemasok perangkat keras AI. Namun, rencana itu masih bergantung pada pelaksanaan yang akan datang. Dalam pernyataan hasil keuangan, Jassy mengatakan belum pernah ada bisnis dengan pendapatan satu triliun dollar AS, tetapi Amazon mungkin memiliki dua bisnis seperti itu dalam lima hingga sepuluh tahun.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Oktober 2026: Klaim Pack & Coins Gratis