TANGERANG SELATAN — Dugaan penembakan pengeras suara Masjid Al-Falah di Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan, mendorong Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar datang dan menyerahkan toa baru pada Rabu (4/11/2026). Perangkat itu menggantikan pengeras suara yang dilaporkan rusak dalam peristiwa tersebut.
Kunjungan Gugun membawa dukungan langsung bagi pengurus masjid dan warga sekitar. Ia juga meminta masyarakat menjaga hubungan antarwarga sambil memberi ruang kepada kepolisian untuk menyelidiki kejadian.
Dugaan penembakan toa masjid dan penggantian perangkat
Sejumlah pengeras suara di Masjid Al-Falah dilaporkan mengalami kerusakan setelah dugaan penembakan. Gugun menyerahkan unit pengganti dalam kunjungannya ke masjid yang berada di kawasan Sawah Lama, Ciputat.
Penyerahan toa baru menjadi bentuk perhatian kepada pengurus masjid serta masyarakat yang terdampak. Namun, penggantian perangkat tidak menjawab siapa yang bertanggung jawab atau bagaimana peristiwa itu terjadi. Penyelidikan aparat diperlukan untuk mengungkapnya.
Gugun mengatakan kehadiran negara dalam urusan kehidupan beragama perlu dirasakan melalui pelayanan dan kepedulian, bukan sebatas kebijakan. Ia menegaskan hak beribadah dengan aman berlaku bagi seluruh warga, tanpa membedakan agama maupun keyakinan.
“Negara harus hadir menjaga semua umat. Setiap warga negara berhak menjalankan ibadah dengan aman, tenang, dan bermartabat. Komitmen perlindungan dan pelayanan keagamaan harus berlaku bagi semua, tanpa membedakan agama maupun keyakinan,” ujar Gugun pada Rabu (4/11/2026).
Mengapa warga diminta menahan spekulasi?
Gugun mengingatkan agar insiden itu tidak memicu keretakan hubungan sosial yang sudah terbangun di lingkungan setempat. Ia meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menunggu proses pengungkapan oleh aparat.
“Jangan sampai peristiwa ini merusak hubungan baik yang selama ini telah dibangun masyarakat. Kita harus menahan diri dari spekulasi, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, dan memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk mengungkap peristiwa ini secara objektif,” kata Gugun.
Dampaknya terasa langsung bagi jemaah dan warga sekitar: kerusakan pengeras suara mengganggu fasilitas masjid, sementara kabar yang belum teruji berisiko memperkeruh hubungan di lingkungan mereka. Penggantian perangkat memulihkan sarana yang rusak, tetapi kepastian mengenai insiden tetap bergantung pada penyelidikan.
Staf Khusus Menteri Agama itu mendukung penyelidikan kepolisian berjalan transparan. Menurutnya, kronologi dan pihak yang bertanggung jawab perlu ditetapkan berdasarkan fakta serta bukti, bukan spekulasi.
Untuk sementara, Gugun meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, sementara kepolisian menyelidiki dugaan penembakan yang merusak sejumlah pengeras suara Masjid Al-Falah.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.