Beranda DAERAH Sekolah BUMDes Ubok Sekicing Bangka Barat Geruduk Pabrik Wood Chip di Desa Air Duren

Sekolah BUMDes Ubok Sekicing Bangka Barat Geruduk Pabrik Wood Chip di Desa Air Duren

0
Sekolah BUMDes Ubok Sekicing Bangka Barat Geruduk Pabrik Wood Chip di Desa Air Duren
Sekolah BUMDes Ubok Sekicing Angkatan II Kabupaten Bangka Barat bersama ISB Atma Luhur Pangkalpinang melakukan kunjungan Studi Lapangan ke Pabrik Wood Chip PT. Mentari Biru Energi di Desa Air Duren, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Selasa (8/8/2023).(Foto: Istimewa)

Bangka, Journalarta.com – Sekolah BUMDes Ubok Sekicing Angkatan II Kabupaten Bangka Barat bersama ISB Atma Luhur Pangkalpinang melakukan kunjungan Studi Lapangan ke Pabrik Wood Chip PT. Mentari Biru Energi di Desa Air Duren, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Selasa (8/8/2023).

Kedatangan puluhan rombongan Sekolah BUMDes Ubok Sekicing Angkatan II Kabupaten Bangka Barat bersama ISB Atma Luhur Pangkalpinang beserta beberapa perangkat desa yang ada di Kabupaten Bangka Barat ini disambut baik oleh Direktur PT Mentari Biru Energi, Widi Pancono.

Pabrik Wood Chip PT. Mentari Biru Energi
Direktur PT Mentari Biru Energi, Widi Pancono menyambut kedatangan puluhan rombongan Sekolah BUMDes Ubok Sekicing Angkatan II Kabupaten Bangka Barat bersama ISB Atma Luhur Pangkalpinang ke Pabrik Wood Chip PT. Mentari Biru Energi di Desa Air Duren, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Selasa (8/8/2023).(Foto: Istimewa)

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Kelembagaan Desa Dinas Sosial Kabupaten Bangka Barat, Winda mengatakan kunjungan ini dilakukan untuk membuka wawasan dan pikiran Sekolah BUMDes Ubok Sekicing agar bisa membuat usaha baru.

“Kunjungan ke Pabrik Wood Chip ini ingin belajar bukan teori saja, tapi ini adalah salah satu program kami untuk meningkatkan, mencerdaskan Bumdes. Salah satu upaya kami yakni langsung terjun kelapangan untuk melihat kondisi dilapangan seperti apa,” ujar Winda kepada awak media di sela-sela kunjungannya.

Winda berharap dengan kedepannya Sekolah BUMDes Ubok Sekicing mengetahui bahwa unit usaha itu bukan hanya satu macam tapi bermacam macam. Dan yang pastinya bukan hanya meniru apa yang dilakukan tapi juga bekerjasama serta melatih mereka untuk melihat.

Rombongan Sekolah BUMDes Ubok Sekicing Angkatan II Kabupaten Bangka Barat bersama ISB Atma Luhur Pangkalpinang Foto bersama usai berkunjung ke Pabrik Wood Chip PT. Mentari Biru Energi di Desa Air Duren, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Selasa (8/8/2023).(Foto: Istimewa)

“Kalau perusahaan besar bagaimana kita bekerjasama anatara Bumdes dengan pihak ketiga,” tuturnya.

Lebih lanjut, Winda mengungkapkan, setelah melihat Pabrik Wood Chip PT. Mentari Biru Energi ini merupakan hal baru bagi mereka yang mana selama ini belum terpikirkan oleh mereka kalau kayu-kayu bekas bisa dimanfaatkan.

Ia juga sangat mendukung keberadaan pabrik wood chip ini karena melihat manfaat yang besar bagi masyarakat.

Sekolah BUMDes Ubok Sekicing Angkatan II Kabupaten Bangka Barat bersama ISB Atma Luhur Pangkalpinang melakukan kunjungan Studi Lapangan ke Pabrik Wood Chip PT. Mentari Biru Energi di Desa Air Duren, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Selasa (8/8/2023).(Foto: Istimewa)

“Setelah kami turun untuk melihat pabrik wood chip ini, ini adalah hal baru bagi kami karena sebelumnya tidak terpikirkan kalau kayu-kayu bekas seperti ini bisa dimanfaatkan. Ini luar biasa, artinya potensi yang ada di Kabupaten Bangka Barat ini banyak bukan hanya eks tambang yang bisa dilakukan, tetapi kebun-kebun, kayu-kayu yang ada dihutan yang tidak bermanfaat atau kayu-kayu karet yang sudah tua biasanya langsung dibakar tetapi disini bisa diambil dan bisa ditampung atau dijual di pabrik Wood Chip ini sebagai komoditi untuk diolah menjadi bahan yang bermanfaat,” tandasnya.

Diketahui, Pabrik Wood Chip Co-firing PT. Mentari Biru Energi di desa Air Duren, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka akan beroperasi November 2023 mendatang. Produksi awal Wood Chip adalah produk Biomassa untuk keperluan co-firing PLTU.

Pabrik Wood Chip ini juga nantinya akan dilengkapi laboratorium, jembatan timbang, dan workshop yang akan menjadi tolak ukur bagi PLN khususnya PLTU dalam mensuplai wood chip.(*)

Beri Komentar Anda