Selasa, 18 Agustus 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Desa Batu Beriga, Lokasi Pembangunan Sumur Bor PT Timah Tbk Bersama Kostrad  

Desa Batu Beriga, Lokasi Pembangunan Sumur Bor PT Timah Tbk Bersama Kostrad  
Desa Batu Beriga, Lokasi Pembangunan Sumur Bor PT Timah Tbk Bersama Kostrad  

“PT Timah Tbk dalam melaksanakan proses bisnisnya tentu perlu didukung semua pihak. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung proses bisnis PT Timah Tbk,” tandasnya.

Panglima Kostrad Mayjen Muhammad Saleh Mustafa, mengatakan saat ini kebutuhan air bersih di Indonesia masih sangat kurang. Sehingga TNI AD menginisiasi untuk melaksanakan program TNI Manunggal Air.

“Karena hasil dari data yang kita dapatkan dari Kemenkes air bersih baru terpenuhi sangat kecil masih dibawah 15 persen, oleh karena itu menginisiasi progam air bersih dalam rangka membuka mata rantai kehidupan sehingga bisa menangani stunting, ketahan pangan, dan pola hidup air bersih. Karena kita hidup berawal dari air,” katanya.

Ia menyebutkan, Kostrad TNI AD bekerja sama dengan PT Timah Tbk untuk memberikan manfaat bagi masyarakat terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

“Bantuan air bersih ini di Bangka Belitung ada 20 titik dan ini kerja sama Kostrad TNI AD dengan PT Timah Tbk. Ini merupakan kegiatan unggulan TNI AD TNI AD, yakni Manunggal Air, karena ada Manunggal Kesehatan dan Manunggal Membangun Desa,” ucapnya.

“Sampai saat ini Kostrad sudah mengerjakan sebanyak 861 titik air bersih di seluruh Indonesia. Dan ini akan terus mengembangkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” ucapnya.

“Harapannya dengan adanya air bersih ini menciptakan sumber kehidupan, menciptakan keberlangsungan manusia sebagai mahluk hidup dan mendorong pola hidup sehat dan ketahanan pangan dan pengairan sawah,” sambungnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Bangka Belitung Safrizal mengungkapkan, program air bersih adalah progam utama pemerintah, karena kebutuhan air bersih merupakan keperluan hakiki manusia.

Ia menyebutkan, standar pelayanan minimal pekerjaan umum salah satunya ialah pemenuhan air bagi masyarakat sekurang-kurangnya 60 liter per orang dan saat ini masih belum tercapai. Apalagi masih banyak tantangan pemenuhan air bersih bagi masyarakat.

“Oleh karenanya program ini menjadi secercah oase dalam padang pasir yang kering sungguh menyegarkan. Bantuan dari program TNI AD sunggu luar biasa semoga nanti ada lagi di titik lainnya,” ungkapnya.

Senada Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengapresiasi bantuan sumber air dari Kostrad bagi masyarakat di wilayah mereka. Ia berharap jumlah ini akan bertambah di wilayah lainnya.

“Terima kasih kepada Kostrad yang sudah memberikan bantuan ini. Karena ini kami dambakan masyarakat membutuhkan air bersih. Hal-hal ini berdampak pada kesehatan masyarakat,” ucapnya.

Kepala Desa Beriga Gani mengatakan, air masyarakat di daerah mereka ada dua jenis yakni air bersih dan air kemerahan karena tekstur tanah. Sehingga selama ini sebagai masyarakat masih memanfaatkan air kemerahan ini.

“Untuk di Beriga sendiri ada dua macam jenis air, ada air bersih ada sebagian RT ada air kemerahan. Dengan sumbur bor air ini air menajdi bersih semua,” katanya.

Ia menyebutkan, sumur gali yang dibangun PT Timah Tbk untuk kebutuhan rumah tangga, sumur bor air besih untuk kebutuhan konsumsi.

“Selama desa dengan segala keterbatasannya enggak mampu membangun sumur bor. Bersyukur ada program pemerintah pusat dan PT Timah Tbk dengan adanya sumber air bersih ini. Sehingga masyarakat kami bisa merasakan air bersih semuanya,” tandasnya. (*)

Halaman:12Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda