SLEMAN — Kebakaran dahsyat menghanguskan toko bangunan dan elektronik Trans Home di Jalan Yogya-Solo Km 11, Kabupaten Sleman, Kamis (1/10) sekitar pukul 12.00 WIB. Dua pegawai perempuan menjadi korban tewas, sementara sekitar 100 sepeda motor karyawan turut lenyap dalam api.
Kapolsek Berbah AKP Fitrianto Heri Nugroho memastikan kedua korban adalah karyawan Trans Home. “Untuk korban dua. Sementara dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diidentifikasi,” katanya di lokasi kejadian.
Penemuan jenazah terjadi di lantai tiga.
Koordinator Unit Siaga Kantor SAR Sleman Dhedi Prasetya menjelaskan kedua korban ditemukan dalam jarak berdekatan, tepatnya di samping tangga. Berdasarkan informasi awal, kedua korban adalah perempuan berinisial W dan S. “Untuk tersebut (jenis kelamin) nanti kita masih proses identifikasi. Tapi dari info awal tadi yaitu korban atas nama Ibu W dan Ibu S, perempuan,” ujar Dhedi kepada wartawan.
Proses pencarian dan evakuasi korban baru dilakukan setelah petugas memastikan kondisi dalam bangunan benar-benar aman. Dhedi menceritakan operasi berlangsung dalam kondisi ekstrem: medan sempit, asap pekat, dan bahan kimia dari cat yang bertebaran.
“Proses evakuasi kita gunakan SCBA (Self-Contained Breathing Apparatus) untuk bantuan napas karena tidak mungkin kita akan hirup udara langsung yang di dalam,” katanya. Total proses evakuasi kedua korban memakan waktu 15 menit — korban pertama 8 menit, korban kedua 7 menit. Petugas juga harus membawa peralatan khusus untuk membuka pintu-pintu yang tersumbat.
Api Bermula dari Area Parkir Motor
Menurut Heri, api diduga bermula dari sisi selatan bangunan yang berdekatan dengan area parkir sepeda motor karyawan. Itulah mengapa begitu banyak kendaraan yang terkena dampak. “Banyak juga, sekitar 100 kendaraan bermotor,” kata Heri.
Sebanyak 20 armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani api yang ganas ini. Petugas damkar datang dari lintas wilayah, termasuk dari Klaten dan Magelang, Jawa Tengah. Kolaborasi lintas kota menunjukkan skala besar peristiwa ini dan kesulitan yang dihadapi tim pemadam dalam mengendalikan api.
Penyebab Masih Diselidiki
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap akar penyebab. Investigasi akan melibatkan pengecekan instalasi listrik, kemungkinan kelalaian, dan kondisi fasilitas pemadam kebakaran di bangunan tersebut.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Trans Home. Selain dua nyawa yang hilang, ratusan karyawan kehilangan kendaraan pribadi yang mereka gunakan untuk transportasi sehari-hari. Dampak ekonomi juga akan dirasakan toko jika operasionalnya terganggu karena kerusakan infrastruktur dan stok barang yang mungkin ikut terpanggang.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.