Ia berbagi kisah tentang bagaimana mimpi bisa menjadi bahan bakar yang kuat dalam perjalanan hidup seseorang.
Ia juga menyatakan bahwa dirinya hingga kini masih merasa takjub dengan kesempatan yang diberikan kepadanya untuk menjadi calon Wakil Gubernur mendampingi Erzaldi Rosman Djohan.
“Seperti yang pak Erzaldi katakan tadi, jangan pernah menyerah dengan keadaan. Nasib kita ada di tangan kita sendiri, kita yang menentukan mau seperti apa masa depan kita,” kata Yuri.
“Saya selalu mengingat pesan pak Yusril Ihza Mahendra, jangan pernah berhenti belajar. Belajar adalah kunci untuk meraih apa yang kita impikan,” imbuhnya.
Yuri juga meminta doa dan restu dari para anak yatim yang hadir agar ia dan Erzaldi dapat sukses dalam kontestasi Pilkada Babel yang dijadwalkan akan berlangsung pada November 2024.
Ia menegaskan bahwa doa dari anak-anak yatim piatu sangat penting untuk mewujudkan impian mereka dalam memimpin Babel ke arah yang lebih baik.
“Tanpa doa dan restu dari adik-adik semua, tentu saja keinginan kami berdua belum tentu bisa terwujud,” ungkap Yuri dengan penuh harap.
“Oleh karena itu, kami sangat berharap doa dan restu dari adik-adik serta bapak ibu semua. Mari kita bersama-sama membangun Babel, memilih pemimpin yang amanah, dan membawa kemajuan bagi daerah kita,” tambahnya lagi.
Kegiatan di Panti Asuhan Al Khoiriyah ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh salah satu ustadz yang mengajar di panti tersebut.
Suasana penuh khidmat menyelimuti acara, di mana Erzaldi, Yuri, para ustadz, ustadzah, dan anak-anak yatim bersatu dalam doa, berharap yang terbaik bagi masa depan Bangka Belitung. (Red/KBO Babel).
