“Tak kalah penting adalah penciptaan ruang bagi partisipasi aktif masyarakat, di mana masyarakat dilibatkan secara langsung dalam proses pembangunan. Ini merupakan langkah penting untuk membangun rasa memiliki di kalangan masyarakat terhadap hasil pembangunan itu sendiri,” sambung Ketua PEKA Babel ini.
Kahir menambahkan, salah satu poin krusial dalam program Erzaldi – Yuri adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), baik di tingkat masyarakat maupun pemerintahan. Hal ini menjadi kunci untuk memastikan bahwa kebijakan dan program yang dicanangkan dapat diimplementasikan secara efektif. Karna tanpa SDM yang mumpuni, sebaik apapun visi dan misi yang ditawarkan akan sulit untuk direalisasikan.
Apalagi dalam era modern ini, kebijakan sinkronisasi hukum antara pusat dan daerah menjadi elemen penting untuk menciptakan keamanan dan keadilan sosial yang stabil di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Sinkronisasi ini diperlukan guna mengatasi berbagai masalah yang meliputi sektor pertambangan, ekonomi, hingga sosial dan budaya yang sering kali dipengaruhi oleh perbedaan regulasi. Upaya menyatukan aturan hukum antara pusat dan daerah memungkinkan pencapaian keadilan yang lebih efektif, dimana kebutuhan lokal bisa tercermin tanpa menabrak prinsip hukum nasional. Ini adalah langkah penting untuk mendorong pembangunan yang lebih berkeadilan di semua sektor,” tuturnya.
Sementara dalam dunia bisnis, dikatakan Kahir, kepastian hukum menjadi salah satu faktor kunci yang menentukan iklim investasi di suatu daerah. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih menghadapi tantangan besar dalam hal kompleksitas perizinan usaha yang sering kali tumpang tindih.
Untuk itu, program memperkokoh kepastian hukum dan memperkuat iklim bisnis sangat penting dilakukan. Melalui kebijakan yang proaktif, pemerintah daerah perlu menciptakan lingkungan usaha yang kondusif bagi investor maupun pengusaha lokal. Sebuah iklim bisnis yang ramah pada investor akan berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Pertumbuhan ekonomi yang inklusif, menurut Kahir, juga menjadi salah satu cita-cita dari program pembangunan Erzaldi – Yuri di Bangka Belitung. Tentu, dengan mendorong pelayanan publik yang efektif menjadi langkah penting dalam mencapai tujuan ini.
