Tasya merasa bangga bisa magang di perusahaan besar yang memiliki peran penting dalam perekonomian Bangka Belitung dan Indonesia.
“Senang banget bisa magang di PT Timah. Sejak sebelum masuk SMK, saya sudah bercita-cita untuk belajar di sini. Karena Bangka Belitung kaya akan timah, dan PT Timah adalah perusahaan terbesar di Babel yang menjadi produsen dan eksportir timah terbesar di Indonesia, saya tertarik untuk belajar lebih dalam tentang proses produksi dan pengelolaan industri ini,” ujar Tasya.
Selain memberikan pengalaman langsung dalam operasional perusahaan, PT Timah juga secara konsisten membuka ruang komunikasi dengan para pelajar dan guru pembimbing, memastikan bahwa mereka dapat belajar dan menyerap ilmu sebanyak mungkin.
Program PKL ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kerja profesional dan tanggung jawab.
Langkah PT Timah dalam mendukung program Merdeka Belajar melalui penyediaan fasilitas PKL bagi para siswa SMK, seperti yang dilakukan terhadap siswa SMK Negeri 1 Mentok, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Bangka Belitung.
Program ini menjadi contoh kolaborasi yang baik antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam menciptakan tenaga kerja yang siap bersaing dan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Dengan semakin banyaknya siswa yang mendapatkan kesempatan PKL di perusahaan besar seperti PT Timah, harapan untuk mencetak generasi muda yang unggul dan kompeten semakin nyata.
PT Timah terus membuktikan bahwa mereka tidak hanya berperan dalam sektor industri, tetapi juga memiliki komitmen tinggi terhadap pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda. (Sumber : PT Timah, Editor : KBO Babel)
