Mengenai kesiapan menghadapi kontestasi Pilwako 2025, dr. Ismi menegaskan bahwa dirinya telah menyiapkan segala hal, termasuk soal logistik dan strategi pemenangan. Ia tidak ingin menjadi beban partai, justru ingin menjadi energi baru bagi Gerindra di tingkat lokal.
“Saya memang bukan kader, tapi saya siap dalam segala hal, termasuk logistik. Bila saya ditugaskan, saya siap menjalankan amanah dan perintah partai,” tegasnya.
Lebih lanjut, dr. Ismi menyebut bahwa dirinya tengah membangun komunikasi intens dengan berbagai elemen masyarakat dan relawan untuk menyosialisasikan program-program yang akan ia usung, jika kelak ditetapkan sebagai calon resmi oleh Gerindra.
“Tahapan ini masih seleksi, dan saya memahami itu. Tapi semangat saya tidak akan surut. Saya akan terus berjalan, menyapa masyarakat, dan menyerap aspirasi mereka. Karena saya percaya, Pangkalpinang bisa jauh lebih maju bila dibangun dengan hati, kedisiplinan, dan visi yang jelas,” pungkasnya.
Dengan rekam jejak sebagai purnawirawan TNI dan dokter spesialis jantung, Brigjen TNI (Purn) dr. Ismi Purnawan hadir sebagai warna baru dalam bursa calon wali kota Pangkalpinang.
Ia menyatukan semangat prajurit, pengabdian medis, dan kepedulian terhadap kampung halamannya dalam satu tekad besar: membangun Pangkalpinang yang lebih cemerlang. (KBO Babel)
