Kamis, 28 Mei 2026 WIB
BREAKING
💡 SPACE TERSEDIA
Ekspos Brand Anda ke Audience JournalArta
Spot iklan strategis, dilihat oleh ribuan pengunjung tiap hari.
📧 Hubungi Kami →
INTERNASIONAL

Terungkap: Peran Gereja Katolik dalam Perdagangan Budak

Kastil Cape Coast Ghana, situs bersejarah perdagangan budak transatlantik yang kini sambut permintaan maaf Paus Fransiskus atas peran Gereja Katolik
Foto: BBC World

Ghana menyambut positif permintaan maaf bersejarah dari Paus Fransiskus terkait keterlibatan Gereja Katolik dalam perdagangan budak transatlantik. Negara Afrika Barat ini, yang dahulu menjadi salah satu gerbang utama perdagangan budak, menilai langkah Paus sebagai bentuk pengakuan atas luka sejarah yang masih terasa hingga kini.

Permintaan maaf Paus Fransiskus ini menjadi momentum penting dalam upaya rekonsiliasi historis antara Gereja Katolik dan Afrika. Ghana, yang pernah menjadi pusat perdagangan budak dengan kastil-kastil budak ikonik seperti Cape Coast Castle dan Elmina Castle, melihat pernyataan ini sebagai langkah berani mengakui kesalahan masa lalu.

Jejak Kelam Perdagangan Budak di Ghana

Selama berabad-abad, wilayah yang kini dikenal sebagai Ghana menjadi titik pemberangkatan jutaan orang Afrika yang diperdagangkan sebagai budak. Kastil-kastil yang dibangun oleh bangsa Eropa, termasuk yang disponsori atau didukung oleh lembaga-lembaga gereja, menjadi saksi bisu penderitaan manusia yang tidak terbayangkan.

🎯 SPOT IKLAN PREMIUM
Jangkau Ribuan Pembaca Setia
JournalArta dibaca harian oleh warga Babel & nasional. Iklan Anda dilihat audience aktif.
💼 Pasang Iklan →

Peneliti sejarah mencatat bahwa beberapa misionaris Katolik pada masa itu tidak hanya diam melihat praktik perbudakan, tetapi beberapa juga memiliki budak sendiri. Dokumen-dokumen gereja dari abad ke-16 hingga ke-19 menunjukkan bahwa institusi keagamaan tertentu bahkan mendapat keuntungan ekonomi dari sistem perdagangan budak transatlantik.

Para sejarawan memperkirakan lebih dari 12 juta orang Afrika dipaksa meninggalkan benua mereka melalui perdagangan budak transatlantik, dengan Ghana sebagai salah satu pelabuhan tersibuk. Ribuan kastil dan benteng di sepanjang pantai Ghana menjadi penjara terakhir sebelum perjalanan mengerikan melintasi Samudra Atlantik yang dikenal sebagai “Middle Passage”.

Makna Permintaan Maaf bagi Ghana

Pemerintah Ghana menyatakan bahwa permintaan maaf Paus ini bukan sekadar kata-kata, tetapi pengakuan terhadap trauma kolektif yang diwariskan lintas generasi. Pejabat senior Ghana menekankan pentingnya mengakui peran institusi-institusi Eropa, termasuk gereja, dalam melegitimasi sistem perbudakan yang berdampak hingga kini.

Masyarakat Ghana, yang mayoritas beragama Kristen, menilai permintaan maaf ini sebagai bentuk kepemimpinan moral yang patut diapresiasi. Banyak pemuka agama lokal menyatakan bahwa pengakuan ini membuka ruang dialog lebih luas tentang reparasi dan keadilan historis.

Namun, sejumlah aktivis hak asasi manusia mengingatkan bahwa permintaan maaf saja tidak cukup. Mereka mendesak agar diikuti dengan tindakan konkret, seperti pembukaan arsip gereja secara penuh, program pendidikan tentang sejarah perbudakan, dan dukungan untuk pelestarian situs-situs bersejarah terkait perdagangan budak.

Kastil Cape Coast dan Elmina, yang kini menjadi situs warisan dunia UNESCO, setiap tahun dikunjungi ribuan wisatawan dan keturunan budak dari diaspora Afrika. Situs-situs ini menjadi pengingat akan kejahatan terhadap kemanusiaan dan pentingnya memastikan sejarah kelam ini tidak terulang.

Langkah Paus Fransiskus ini juga dipandang sebagai bagian dari upaya Vatikan untuk memperbaiki hubungan dengan Afrika, benua dengan pertumbuhan umat Katolik tercepat di dunia. Dengan lebih dari 250 juta umat Katolik di Afrika, Vatikan menyadari pentingnya mengatasi luka-luka sejarah untuk membangun kepercayaan.

Ghana berharap permintaan maaf ini akan menginspirasi negara-negara dan institusi lain yang terlibat dalam perdagangan budak untuk mengikuti jejak yang sama, menciptakan fondasi yang lebih kuat untuk perdamaian dan keadilan global.

Sumber: BBC World (baca selengkapnya)

— fds
📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram
🎯 SPOT IKLAN PREMIUM
Jangkau Ribuan Pembaca Setia
JournalArta dibaca harian oleh warga Babel & nasional. Iklan Anda dilihat audience aktif.
💼 Pasang Iklan →

📝 Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar akan ditinjau sebelum tampil.