Sabtu, 15 Agustus 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Rumania Usir Konsul Rusia Setelah Drone Hantam Apartemen

Gedung apartemen rusak akibat jatuhnya drone di Galați Rumania
Gedung apartemen rusak akibat jatuhnya drone di Galați Rumania. (Ilustrasi: AI)

Ketegangan diplomatik antara Rumania dan Rusia memasuki babak baru setelah Presiden Nicolae Ciucă mengumumkan penutupan konsulat jenderal Rusia di Constanta dan pengusiran konsul Rusia. Keputusan keras ini diambil menyusul jatuhnya drone Rusia yang menghantam blok apartemen di kota Galați, mencederai dua warga sipil dan memicu ledakan serta kebakaran hebat.

Pengumuman resmi disampaikan setelah pertemuan darurat Dewan Keamanan Nasional Rumania pada Jumat, 29 Mei 2026. Insiden ini menandai eskalasi serius dalam hubungan bilateral kedua negara di tengah konflik yang masih berlangsung di Ukraina, negara tetangga Rumania yang berbatasan langsung dengan wilayah perang.

Kronologi Insiden Drone di Galați

Insiden terjadi ketika sebuah drone Rusia jatuh menimpa blok apartemen di Galați, kota pelabuhan penting di tenggara Rumania yang terletak tidak jauh dari perbatasan Ukraina. Drone tersebut menghantam apartemen di lantai sembilan gedung, memicu ledakan yang langsung menyebabkan kebakaran.

Dua warga negara Rumania menjadi korban dalam insiden ini, meski tingkat keparahan luka mereka belum dijelaskan secara detail oleh pihak berwenang. Lokasi jatuhnya drone—di area hunian padat penduduk—menimbulkan kekhawatiran serius terkait keselamatan warga sipil dan potensi eskalasi militer yang tidak disengaja di wilayah NATO.

Galați sendiri telah beberapa kali mengalami insiden serupa sejak Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada Februari 2022, dengan serpihan drone dan rudal sesekali melintasi perbatasan Rumania yang berbatasan dengan wilayah konflik.

Respons Diplomatik Keras Pemerintah Rumania

Dalam pernyataan resminya, Presiden Nicolae Ciucă menegaskan bahwa Rusia bertanggung jawab penuh atas insiden yang disebutnya sebagai “kejadian serius” tersebut. “Tadi malam, terjadi insiden serius yang mengakibatkan dua warga negara [Rumania] terluka, dan Rusia bertanggung jawab penuh atas hal itu,” kata Presiden Ciucă.

Keputusan untuk menutup konsulat jenderal Rusia di Constanta—kota pelabuhan utama Rumania di Laut Hitam—dan menyatakan konsul sebagai persona non grata merupakan langkah diplomatik paling keras yang diambil Rumania terhadap Moskow sejak dimulainya konflik Ukraina. Status persona non grata dalam hukum internasional berarti individu tersebut tidak lagi diinginkan kehadirannya dan harus meninggalkan negara tuan rumah.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda