PORTO, JOURNALARTA.COM – Pesawat Delta Air Lines dengan nomor penerbangan DL251 dari Barcelona menuju Boston terpaksa melakukan pendaratan darurat di Porto, Portugal, pada Minggu (27/9/2026) sore setelah terdeteksi asap di dalam kabin. Empat penumpang dilaporkan dilarikan ke rumah sakit setelah kejadian tersebut.
Pesawat Airbus A330-300 dengan registrasi N824NW, yang berusia 11 tahun, membawa 296 penumpang saat insiden terjadi. Maskapai mengonfirmasi adanya masalah mekanis yang menyebabkan asap terdeteksi di kabin.
Kronologi Insiden Asap di Kabin DL251
Penerbangan DL251 lepas landas dari Bandara Barcelona-El Prat sekitar pukul 15.15 waktu setempat (13.15 GMT). Pesawat sempat naik hingga ketinggian 33.000 kaki di atas Spanyol sebelum stabil di 32.000 kaki.
Sekitar dua jam setelah terbang di atas Samudra Atlantik, kru penerbangan mulai mendeteksi adanya asap di kabin. Dua belas penumpang dilaporkan menggunakan masker oksigen saat itu. Insiden ini kemudian dilaporkan oleh The Resident dan media Portugal.
Sekitar pukul 17.30, kru pesawat mengeluarkan sinyal darurat ‘squawk 7700’ dan meminta untuk dialihkan segera ke bandara terdekat. Pengendali lalu lintas udara kemudian mengarahkan pesawat ke Porto, menyebabkan pesawat berputar balik ke arah tenggara. Pendaratan darurat berhasil dilakukan dengan aman di Runway 35 Bandara Francisco Sá Carneiro Porto pada pukul 17.45 (16.45 GMT).
Setelah pendaratan, status ‘Alert Level 2’ diaktifkan, dan 60 personel dari Komando Operasi Penanggulangan Bencana Distrik (District Relief Operations Command) disiagakan. Lalu lintas udara sempat dihentikan selama beberapa menit. Seluruh 296 penumpang berhasil dievakuasi tanpa ada korban jiwa. Sebanyak 14 orang menerima perawatan, dengan delapan di antaranya ditangani langsung di apron bandara.
Empat penumpang membutuhkan perawatan lebih lanjut dan dilarikan ke rumah sakit. Reuters melaporkan delapan penumpang dirawat di apron dan tiga dilarikan ke rumah sakit. Sementara AFP dan The Scottish Sun menyebut 14 orang memerlukan bantuan dan empat dilarikan ke rumah sakit. Dua pria dilaporkan dirawat di Rumah Sakit Sao Joao dengan gejala sesak napas ringan namun dalam kondisi stabil.
Dampak dan Penyelidikan
Pihak Delta Air Lines menyebut insiden ini sebagai masalah mekanis, sedangkan otoritas darurat Portugal menunjuk pada asap di kabin. Sumber pasti asap belum dikonfirmasi. Otoritas penerbangan dan maskapai telah memulai penyelidikan untuk mencari tahu penyebab pasti insiden tersebut. Pesawat saat ini di-grounding untuk inspeksi teknis menyeluruh sebelum diizinkan terbang kembali. Reuters melaporkan tidak ada cedera serius yang dialami.
Dampak operasional dari insiden ini cukup signifikan. Penerbangan lanjutan DL251 dari Porto ke Boston dijadwalkan ulang pada Senin, 28 September 2026, pukul 13.00 waktu setempat. Selain itu, penerbangan DL276 dan DL277 dibatalkan karena pesawat dan kru tidak berada di posisi yang semestinya. Sebanyak 296 penumpang yang tidak membawa bagasi tercatat terpaksa menginap di Porto dan ditawarkan opsi rebooking rute alternatif atau akomodasi hotel.
Pesawat Airbus A330-300 N824NW telah berusia 11 tahun. Insiden ini menempatkan catatan keselamatan Delta di bawah pengawasan. Insiden serupa terjadi pada Alaska Airlines Flight 803 rute LA-Honolulu pada 24 September karena bau yang menyebabkan mual dan sakit kepala pada tujuh pramugari.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.