Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

BMKG: Hujan Lebat & Petir Malam Ini di Surabaya Timur

Ilustrasi hujan lebat disertai petir melanda Surabaya bagian timur malam hari
(Ilustrasi: AI)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jawa Timur pada malam ini, Rabu 4 Juni 2026. Hujan lebat dengan intensitas tinggi disertai petir diprediksi akan melanda sebagian wilayah provinsi, khususnya kawasan Surabaya bagian timur mulai pukul 23.30 WIB.

Peringatan ini menjadi perhatian serius mengingat dampak potensial yang dapat ditimbulkan, mulai dari gangguan visibilitas hingga ancaman banjir lokal yang kerap terjadi di wilayah urban padat penduduk seperti Surabaya. Masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah antisipasi dini.

Wilayah Terdampak dan Prediksi Intensitas

Berdasarkan data nowcast BMKG, wilayah yang akan mengalami hujan lebat dengan intensitas tinggi mencakup Kecamatan Dukuhpakis dan Gunung Anyar di Kota Surabaya bagian timur. Kedua kecamatan ini merupakan kawasan padat penduduk dengan kombinasi pemukiman, area komersial, dan sejumlah infrastruktur publik penting.

Karakteristik hujan yang diprediksi adalah intensitas lebat dengan durasi relatif singkat namun deras, disertai aktivitas petir yang cukup intens. Kondisi ini merupakan pola cuaca konvektif khas wilayah tropis Indonesia, di mana pembentukan awan kumulonimbus terjadi dengan cepat akibat pemanasan permukaan dan kelembapan tinggi.

Suhu udara yang relatif tinggi sepanjang hari di wilayah Surabaya dan sekitarnya telah menciptakan kondisi atmosfer yang tidak stabil, memicu pembentukan awan hujan dengan potensi curah hujan tinggi dalam waktu singkat. Fenomena ini sering terjadi pada masa transisi musim, di mana pola sirkulasi udara mengalami perubahan signifikan.

Potensi Dampak dan Risiko Bagi Masyarakat

BMKG mengidentifikasi tiga dampak utama yang berpotensi terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem ini. Pertama, jarak pandang akan berkurang secara drastis akibat intensitas hujan yang tinggi, yang dapat membahayakan pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor dan kendaraan roda empat.

Kedua, angin kencang yang menyertai hujan lebat berpotensi merobohkan pohon, papan reklame, atau struktur tidak permanen lainnya. Wilayah Surabaya Timur memiliki sejumlah pohon tua di sepanjang jalan protokol yang rentan tumbang saat tertiup angin kencang, terutama jika kondisi tanah sudah jenuh air.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda