Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

BCL Tampil Glamor dan Elegan Kenakan Kebaya, Sambut Presiden Republik Belarus di Istana Negara

BCL Tampil Glamor dan Elegan Kenakan Kebaya, Sambut Presiden Republik Belarus
Foto: Aditya Rizqi/Pexels

JAKARTA — Bunga Citra Lestari (BCL) mencuri perhatian dengan penampilan memukau mengenakan kebaya saat mengisi acara jamuan kenegaraan di Istana Negara. Penyanyi dan aktris ternama itu berhasil menampilkan keanggunan budaya Indonesia dengan sentuhan modern di hadapan Presiden Republik Belarus, menunjukkan bagaimana warisan budaya nasional tetap relevan di tingkat diplomasi internasional.

Momen itu bukan sekadar masalah fashion. Pilihan BCL mengenakan kebaya dalam jamuan resmi menyampaikan pesan simbolis: tradisi Indonesia mampu bersanding dengan protokol diplomasi modern. Dalam konteks soft power budaya, keputusan memilih pakaian tradisional saat menjamu tamu negara menjadi strategi komunikasi yang efektif.

Kebaya di Istana: Pilihan Strategis

Kebaya yang dikenakannya bernuansa pastel dengan potongan leher boat klasik, dilengkapi detail bordir halus yang menenangkan mata. Kain batik sebagai pelengkap menciptakan harmoni antara tradisi dan kontemporer. “Siang tadi di Istana Negara..

Berkebaya dan tampil dalam Jamuan Kenegaraan menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Republik Belarus,” tulis BCL di unggahan Instagram pribadinya, menandai momen tersebut sebagai bagian penting dari agenda kenegaraan.

Pemilihan kebaya untuk acara jamuan kenegaraan tidak terlepas dari protokol etika pemerintahan. Dalam dekade terakhir, kebaya telah mengalami reposisi dari pakaian tradisional biasa menjadi formal wear yang diakui dalam berbagai acara bergengsi.

Kementerian Luar Negeri dan Istana Negara secara konsisten mendorong penggunaan batik dan kebaya dalam penerimaan tamu negara sebagai bagian dari diplomatic dressing code.

BCL, sebagai figur publik yang berpengalaman lebih dari dua dekade di industri hiburan dan seni, memahami nuansa ini dengan baik. Penampilan formal memerlukan lebih dari sekadar busana mewah—diperlukan harmoni antara pemahaman konteks, penguasaan estetika, dan kepercayaan diri.

Detail yang Berbicara

Rambut BCL ditata sederhana namun rapi, dengan gaya yang tidak mengalihkan perhatian dari keindahan kebaya itu sendiri. Riasan wajahnya mengutamakan tampilan natural—foundation ringan, mata yang dipoles dengan subtle, dan bibir dalam warna netral. Aksesori minimalis, kemungkinan besar perhiasan emas atau perak sederhana, dipilih strategis agar tidak bersaing dengan tekstur bordir.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda