Penutup Episode: Jejak yang Terbuka
Malam itu, suasana di rumah Adhitama berubah total. Bu Rina akhirnya memutuskan mengeluarkan surat pernyataan pemutusan hubungan kekeluargaan kepada Dinda. Ia mengusir Dinda dan Arga keluar dari kediaman Adhitama besok pagi juga.
“Keluar! Dan jangan pernah menginjakkan kaki di sini lagi. Aku menganggap kamu sudah tidak ada hubungan darah denganku, Dinda. Betapa bodohnya aku mempercayai serigala berbulu domba seperti kamu selama ini,” ucap Bu Rina dengan suara parau namun tegas, mematahkan harapan Dinda selamanya.
Di sudut ruangan lain, Dinda menangis bukan karena menyesal, melainkan karena rencananya gagal total. Di tengah keputusasaannya, ia menemukan sebuah buku harian tua milik mendiang ayah Adhitama yang terselip di lemari gudang. Matanya membelalak membaca baris tulisan yang menyebutkan ada harta tersembunyi di sebuah pulau terpencil. Api harapan kembali menyala di mata jahatnya. Meski diusir, Dinda bertekad mengejar harta rahasia itu sebelum orang lain menemukannya.
Episode ini ditutup dengan adegan Arga diam-diam menelepon seseorang, menyusun rencana balas dendam yang jauh lebih kejam dari sebelumnya. Andin, Adit, dan Bu Rina kini harus bersiap menghadapi serangan terakhir dari musuh yang sudah terpojok dan siap melakukan apa saja demi ambisinya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.