Jakarta, Journalarta.com – Instagram meluncurkan fitur kolaborasi Reels yang memungkinkan kreator merekam video bersama secara real-time dari lokasi berbeda tanpa perlu editing manual pasca-produksi. Fitur ini menjadi respons Meta memperkuat posisi Reels di tengat dominasi TikTok di pasar video pendek.
Teknologi split-screen otomatis memungkinkan dua kreator atau lebih berkolaborasi dengan kontrol editing bersama dan music library terpadu. Setiap peserta menerima notifikasi dan dapat menerima atau menolak ajakan kolaborasi dalam 24 jam sebelum konten dipublikasikan.
“Fitur ini dirancang untuk mempermudah kolaborasi lintas kreator dan memperluas jangkauan konten,” kata Meta dalam siaran resmi.
Konten kolaborasi akan tampil di feed kedua akun secara bersamaan. Kreator juga dapat menyesuaikan tata letak layar belah, menambahkan efek, dan membagi revenue sharing untuk monetisasi kolaborasi.
Fitur serupa sudah ada di TikTok sejak 2020, namun Instagram mengklaim versi mereka lebih intuitif dengan antarmuka sederhana. Uji coba terbatas dimulai bulan lalu dan kini meluas ke pengguna global.
Data industri menunjukkan TikTok mencapai 1,5 miliar pengguna aktif bulanan, sementara Instagram Reels meraih 200 miliar views harian pada 2025.
Update Juni 2026 juga menghadirkan AI-powered caption editor untuk koreksi grammar otomatis, template kolaborasi eksklusif untuk akun terverifikasi, dan opsi revenue sharing antar kreator.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.