JAKARTA — Instagram for TV kini bisa dipakai di Samsung TV di Amerika Serikat, dan pengguna bisa menonton Reels serta Stories langsung dari layar besar. Fitur ini diumumkan Instagram setelah lebih dulu hadir di perangkat Amazon Fire TV pada Desember lalu dan meluncur ke Google TV pada Februari, seperti dilaporkan The Verge.
Kehadiran Instagram for TV penting karena cara orang menikmati konten pendek mulai bergeser. Video yang semula lahir untuk ponsel kini dibawa ke ruang keluarga. Duduk ramai-ramai, memilih tontonan bareng. Sederhana, tapi pengaruhnya besar buat kebiasaan menonton.
Instagram for TV di Samsung TV: Reels dan Stories masuk layar besar
Lewat aplikasi Instagram for TV, pengguna Samsung TV di AS dapat membuka Reels yang sudah diurutkan ke dalam saluran tematik, seperti musik, olahraga, dan perjalanan. Pola ini memudahkan orang mencari tontonan sesuai selera bersama, tanpa harus terus-menerus menggulir layar ponsel.
Instagram juga membawa Stories ke TV. Artinya, konten yang biasanya identik dengan ponsel kini ikut pindah ke ruang yang lebih santai dan lebih ramai. Bagi keluarga atau teman yang sedang berkumpul, ini terasa lebih natural. Tidak perlu rebutan ponsel. Cukup cari konten, lalu tonton bersama.
Langkah ini menunjukkan Instagram tidak lagi memandang Reels sebagai format yang hanya cocok untuk konsumsi cepat di telapak tangan. Perusahaan milik Meta itu mulai menata ulang pengalaman menonton agar cocok untuk layar besar, tempat orang cenderung duduk lebih lama dan menonton lebih leluasa.
Kenapa Instagram for TV penting bagi pengguna
Bagi pembaca di Indonesia, arah ini menarik karena kebiasaan menonton di rumah juga makin campur aduk. Satu rumah bisa memutar YouTube di televisi, TikTok di ponsel, lalu streaming film di perangkat lain. Jika Instagram ikut merambah TV, batas antara media sosial dan hiburan keluarga jadi makin tipis.
Pengalaman seperti ini biasanya memudahkan konten viral bertahan lebih lama di ruang tontonan bersama. Video lucu, cuplikan olahraga, sampai perjalanan singkat bisa tampil bukan lagi sebagai distraksi pribadi, melainkan bahan obrolan. Itu sebabnya aplikasi sosial yang masuk televisi jarang sekadar soal tampilan. Ada perubahan perilaku di sana.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.