Instagram pun tampak membaca pola itu. Perusahaan menyebut konten layar besar perlu terasa enak ditonton bersama orang di sekitar kita. Dalam pengumumannya, Instagram mengatakan pengalaman ini dirancang untuk membuat “discovering, sharing, and enjoying Instagram easier with the people around you.”
Uji coba fitur baru: casting Reels dan video horizontal
Tak berhenti di situ, Instagram juga menguji dua fitur lain. Pertama, kemampuan melempar Reels dari ponsel atau video dari tab Saved ke TV. Fitur ini akan berguna saat pengguna menemukan video lucu, informatif, atau sekadar menarik, lalu ingin langsung menampilkannya ke layar besar tanpa repot mencari ulang.
Yang kedua, Instagram menyiapkan ruang khusus untuk video horizontal. Format ini memang lebih nyaman ditonton di TV dan komputer ketimbang ponsel. Selama ini, banyak video berdurasi panjang atau berdimensi lebar terasa kurang pas jika dipaksa masuk ke layar vertikal. Dengan ruang khusus, konten seperti itu lebih mudah ditemukan.
Uji coba ini penting karena memperlihatkan Instagram tidak ingin berhenti di video pendek. Platform tersebut tampaknya mulai membangun jalur baru untuk format yang lebih panjang, lebih lebar, dan lebih cocok ditonton bareng. Bagi kreator, ini peluang. Bagi penonton, ini opsi tontonan yang lebih beragam.
Arah baru Instagram: video panjang, serial, hingga livestream di TV
Instagram juga bilang sedang menyiapkan format lain yang dibuat khusus untuk ditonton di layar besar. Perusahaan ini mengeksplorasi video long-form agar kreator bisa membahas topik tertentu dengan lebih mendalam. Mereka juga melirik format episodik, mirip serial pendek yang bisa ditonton berurutan di TV.
Yang paling ambisius, Instagram tengah menggarap dukungan livestream ke televisi. Jika itu benar-benar meluncur, pengalaman menonton Instagram bisa bergeser cukup jauh dari citra awalnya sebagai aplikasi foto dan video singkat. TV memberi ruang yang lebih tenang. Tidak tergesa. Dan itu cocok untuk sesi live yang ingin ditonton bersama.
Dalam pernyataannya, Instagram mengatakan pihaknya bekerja dekat dengan kreator untuk memahami format mana yang paling cocok di TV dan bagaimana pengalaman baru itu bisa melengkapi cara orang sudah memakai Instagram sekarang. Kalimat itu penting. Instagram tampaknya tak ingin memaksa semua konten masuk ke televisi, melainkan mencari bentuk yang pas untuk tiap layar.
Perkembangan ini juga sejalan dengan tren industri yang lebih luas. Platform media sosial kini berlomba hadir di sebanyak mungkin perangkat, dari ponsel sampai smart TV. Tujuannya jelas: menjaga orang tetap berada di ekosistem mereka, apa pun layar yang dipakai. Untuk pengguna, hasilnya bisa nyaman. Untuk kreator, jangkauannya melebar.
Kalau tren ini diteruskan, Instagram for TV berpotensi berubah dari sekadar eksperimen Reels di layar besar menjadi pintu masuk baru untuk konten yang lebih panjang, lebih santai, dan lebih sosial. Langkah berikutnya akan menentukan apakah televisi benar-benar menjadi rumah kedua bagi Instagram.
Ringkasan singkat
1. Instagram for TV kini tersedia di Samsung TV di Amerika Serikat, setelah lebih dulu hadir di Amazon Fire TV dan Google TV.
2. Pengguna bisa menonton Reels dan Stories di layar besar, plus ikut uji coba fitur cast Reels dan video horizontal.
3. Instagram sedang menyiapkan format video panjang, serial episodik, dan livestream untuk TV.
FAQ singkat
Apa yang baru dari Instagram for TV? Kini aplikasi itu tersedia di Samsung TV di AS dan mendukung Reels serta Stories.
Siapa sumber informasinya? Instagram mengumumkan fitur ini, dan laporan awalnya disampaikan The Verge.
Apa arti fitur ini bagi pengguna? Konten Instagram bisa dinikmati di layar besar dan lebih mudah dibagikan saat berkumpul.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.