JAKARTA — Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi pendataan besar Badan Pusat Statistik yang menjangkau pelaku usaha dari semua skala, termasuk UMKM dan rumah tangga. Bagi pelaku usaha, data ini menentukan arah kebijakan dan strategi bisnis; bagi pemerintah, hasilnya menjadi dasar untuk membaca kondisi ekonomi secara lebih utuh.
Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan ekonomi rumah tangga ikut dimasukkan karena menjadi bagian penting dari ekosistem perekonomian nasional. Dengan begitu, Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya mengumpulkan data usaha, tetapi juga memetakan hubungan antara aktivitas usaha dan kondisi ekonomi rumah tangga.
Sensus Ekonomi 2026 memotret UMKM, sebaran usaha, dan rumah tangga
Amalia menyebut hasil Sensus Ekonomi 2026 akan memuat sejumlah informasi penting, mulai dari jumlah dan karakteristik pelaku usaha di seluruh skala, potensi dan kontribusi UMKM terhadap perekonomian, sebaran usaha di berbagai wilayah, hingga kondisi ekonomi rumah tangga. Semua itu dipakai pemerintah untuk menyusun program yang lebih pas sasaran.
Dalam keterangan tertulis yang disampaikan di Jakarta pada Senin, Amalia menegaskan bahwa data sensus juga bermanfaat bagi pelaku usaha. Informasi yang terkumpul bisa dipakai untuk menyusun strategi bisnis, mencari lokasi investasi, sampai menghitung kebutuhan tenaga kerja.
“Negara tidak dapat menyusun kebijakan yang tepat hanya berdasarkan asumsi,” kata Amalia. Kalimat itu menegaskan satu hal sederhana: tanpa data yang lengkap, kebijakan rawan meleset. Dan dalam urusan ekonomi, meleset sedikit saja bisa berimbas luas ke lapangan kerja, investasi, dan daya saing usaha kecil.
Langkah BPS memasukkan rumah tangga juga menarik perhatian karena selama ini sensus ekonomi identik dengan pencatatan dunia usaha. Namun, ekonomi rumah tangga kerap berkelindan dengan sektor usaha kecil, perdagangan rumahan, jasa, sampai pola konsumsi yang ikut membentuk permintaan pasar. Dari situ, gambaran ekonomi nasional jadi lebih dekat ke realitas lapangan.
Pendataan door to door berlangsung 15 Juni-31 Agustus 2026
Pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan secara rumah ke rumah atau door to door pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Rentang waktu ini memberi ruang bagi petugas BPS untuk menjangkau wilayah yang luas dan beragam, dari pusat kota sampai kawasan permukiman yang banyak diisi pelaku usaha kecil.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.