Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Semua Game Baru yang Kami Mainkan di Summer Game Fest 2026

Demo booth game terbaru Summer Game Fest 2026 dengan pengunjung mencoba berbagai judul game di pameran
Summer Game Fest 2026 hadir dengan puluhan game baru. (Ilustrasi: AI)

LOS ANGELES — Summer Game Fest 2026 bukan sekadar acara biasa. Pameran game terbesar tahun ini menghadirkan puluhan judul baru, dari indie yang memukau hingga blockbuster AAA siap diluncurkan. Kami mencoba sendiri berbagai game di booth, dan hasilnya? Petualangan yang benar-benar mengubah cara kita melihat industri gaming tahun ini.

Acara yang ramai ini memenuhi jadwal dengan rilis pengumuman besar dan gameplay demo yang mengesankan. Dari puzzle yang menenangkan hingga pertarungan samurai yang intens, setiap game punya cerita tersendiri. Mungkin salah satu dari yang kami coba akan menjadi favorit Anda — kecuali Anda sudah terpesona dengan GTA 6.

D-Topia: Puzzle Dystopia yang Menggantung

Bayangkan sebuah dunia dengan warna-warna pudar dan robot putih seperti di game Portal. D-Topia adalah sebuah puzzle game yang santai, mengundang, namun menyimpan misteri di balik keindahannya. Demo singkat kami di SGF terasa seperti sebuah napas lega setelah seharian bertarung dengan dinosaurus dan merampok makam.

Permainan dimulai saat protagonis tiba—atau apakah dia baru lahir? Dari mana semua orang berasal? Pertanyaan ini menggantung seiring robot-robot lembut membimbing Anda mengelilingi fasilitas D-Topia. Ada apartemen lucu yang bisa dikustomisasi, sistem visual khusus untuk melihat hal yang tersembunyi, dan mekanik pemecahan teka-teki yang dimulai sederhana (blok bergerak, aritmetika dasar) lalu semakin rumit.

Tidak ada timer yang menekan, tidak ada urgensi yang mengusik. Anda bisa bermain sesuai ritme sendiri, bahkan menyelesaikan puzzle bonus untuk mendapat mata uang dalam game. Keputusan yang Anda buat punya konsekuensi cerita. D-Topia akan tersedia untuk dimainkan pemain pada 14 Juli, dan misteri di dalamnya menunggu untuk dipecahkan.

Resonant: Ketika Control Berevolusi Jadi Melee Combat

Resonant adalah game terbesar yang bisa dimainkan di SGF 2026. Jika Anda pemain Control yang lama tidak bermain (PS4 2020, Stadia 2021, atau PS5 2023), tidak perlu khawatir. Konteks cerita akan langsung membawa Anda: Jesse Faden hilang, dan kakaknya yang punya kekuatan paranormal, Dylan, harus menemukannya sambil menghadapi ancaman misterius bernama Hiss.

Perbedaan utama ada pada gaya bermain. Jika Control adalah shooting game, Resonant berfokus pada melee combat yang mengingatkan Devil May Cry. Anda akan melempar musuh ke udara, menghantamkan mereka ke tanah, dan menggabungkan serangan senjata yang berbeda-beda. Dylan mendapat kekuatan paranormal seperti lompatan besar, levitasi, dan lompatan berkecepatan tinggi—yang membuat traversal Manhattan terasa jauh lebih cepat dibanding Control.

Adegan bermain kami menunjukkan bagaimana game ini mengejar tempo yang lebih gesit. Sensasi bergerak cepat dengan kekuatan super melalui kota yang berubah-ubah mengingatkan seri Infamous dari Sucker Punch. Sekali mencoba Resonant, Anda mungkin ingin kembali ke Control juga—mungkin versi iPhone?

Onimusha: Way of the Sword — Samurai Combat yang Reaktif

Kami sudah mencoba preview Onimusha: Way of the Sword sebelumnya. Tapi menjelang peluncuran 25 September, Capcom menghadirkan demo yang lebih besar dengan pertarungan monster, eksplorasi, dan segala yang membuat epos samurai ini istimewa. Game ini terasa seperti evolusi sadar dari seri Onimusha yang lama—mengubah teror statis menjadi sistem pertarungan yang kaya dan reaktif.

Rekonstruksi kuil yang teliti masih ada, tapi sekarang mereka penuh dengan monster yang lebih menakutkan. Mereka menuntut lebih dari sekadar tusukan pedang tanpa pikir. Counter issen tetap menjadi standar emas bagi master, tapi demo ini mengutamakan parry dan dodge yang mempercepat alur pertarungan. Menahan diri untuk tidak menyerang dan menunggu momen tepat untuk counter adalah cara paling cepat membersihkan musuh.

Demo memperlihatkan dua demon arm unik. Pertama, sepasang dagger yang memberi Anda skill drain kesehatan—bagus untuk bertahan hidup. Kedua, tombak bertenaga angin untuk kontrol kerumunan, dengan area-of-effect slashes yang bisa menyerap api sekitar untuk memperbesar damage. Anda akan butuh kekuatan itu melawan musuh baru seperti Rashogan, boss dengan banyak jari yang bisa menghasilkan lengan berbentuk rantai untuk melempar pohon dan energi demon ke arah Anda.

Di luar pertarungan, dunia terasa lebih bermakna. Ada warga sipil yang takut pada invasi demon atau membuka toko untuk protagonis. Ada side quest yang bisa gagal dan risiko tambahan pada pertarungan opsional. Semuanya terasa lebih konsekuensial.

Among Us Story: On Guard — Detektif di Pesawat Ruang Angkasa

Ketika Anda tidak bisa mengajak teman bermain Among Us original, coba Among Us Story: On Guard. Ini bagian dari push besar untuk Among Us, termasuk serial animasi yang baru dirilis. Kami tidak sepenuhnya yakin dengan judulnya, tapi ini mungkin awal dari seri game standalone.

Demo di showcase Nintendo Switch 2 SGF sangat singkat—frustasi, jika jujur. Tapi tonnya pas: game bergaya detektif di mana Anda membuktikan kepolosan pakai bukti jauh lebih banyak daripada pidato pembelaan Among Us rata-rata kami. Anda berlari mengelilingi pesawat ruang angkasa yang familiar, meski demo hanya memberi segelintir interaksi dan percakapan.

Game ini bermain-main dengan fondasi Among Us: minigame singkat dan sabotase, lalu mengubahnya menjadi gangguan pemecahan masalah naratif. Kami tidak yakin ada cukup berat cerita untuk lebih dari satu game, tapi potensinya ada. Kalau dikembangkan dengan benar, ini bisa menjadi spin-off yang pantas diperhatikan.

Tren dan Masa Depan Gaming

Summer Game Fest 2026 menunjukkan bahwa industri gaming bergerak ke arah yang lebih beragam. Ada puzzle games yang filosofis, reboots yang berani bereksperimen dengan formula lama, dan spin-off yang mencoba hal baru. Setiap game punya pendekatan unik terhadap gameplay dan storytelling.

Tren yang menarik: banyak game kali ini fokus pada pilihan pemain dan konsekuensi cerita. D-Topia, Resonant, dan Onimusha semuanya memberi pemain agensi sejati. Itu berbeda dari game linier tahun-tahun lalu.

Sepanjang minggu pameran yang ramai, ada satu kesamaan di semua judul yang kami coba: mereka semua ingin membuat Anda terhubung dengan dunia mereka. Entah itu misteri yang menggantung di D-Topia atau pertarungan demon yang intens di Onimusha, setiap game punya cerita yang ingin diceritakan. Dan itulah yang membuat summer ini begitu menarik untuk gamer.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda