Senin, 6 Juli 2026 WIB
BREAKING
HIBURAN

pemenang sctv music awards 2026

Toton Caribo musisi pemenang SCTV Music Awards 2026 di atas panggung
Toton Caribo raih penghargaan SCTV Music Awards 2026. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Toton Caribo menangis bahagia saat namanya disebut di panggung SCTV Music Awards 2026. Bukan trofi yang membuatnya terharu, melainkan pengakuan atas 15 tahun perjuangan yang hampir dia anggap mustahil akan sampai ke telinga publik nasional.

Musisi asal Yogyakarta itu meraih penghargaan pada acara bergengsi yang diselenggarakan di Studio 6 Emtek City, Jakarta Barat, Kamis (18 Juni 2026). Di tengah suasana yang emosional, Toton menceritakan bagaimana lagu-lagu dari Indonesia Timur — daerah yang lama dianggap pinggiran industri musik nasional — akhirnya mendapat ruang yang layak di hati masyarakat luas.

Perjalanan Panjang dari Pinggiran Panggung

“Ini agak keren,” ujar Toton, suaranya masih bergetar. “Karena jujur, kita dulu musisi-musisi Timur ini, apalagi saya pribadi, saya berjuang dulu dari Yogyakarta. Kita untuk diterima memang susah karena internet dan media tidak secanggih sekarang.”

Masa depan seni musik Indonesia selama dua dekade terakhir didominasi oleh narasi pusat-pinggir yang ketat. Kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya menjadi gerbang pertama bagi musisi yang ingin dikenal. Sementara itu, seniman dari wilayah timur harus menjalani perjalanan yang jauh lebih berat — tidak hanya soal jarak geografis, tetapi juga jarak dari pusat industri musik yang mengontrol distribusi dan visibilitas.

Toton menghabiskan bertahun-tahun membawa lagu-lagu berkualitas tinggi namun hanya dikenal dalam lingkaran pergaulan terbatas. Teman-teman di komunitas musik lokal mengenal dia. Beberapa penggemar setia dari kalangan terbatas menyukai karyanya. Namun, jangkauan nasional terasa seperti mimpi yang jauh.

“Akhirnya yang tahu kita cuma mungkin teman-teman di pergaulan. Tetapi kita tetap fight, kita percaya bahwa semua ada waktunya untuk kita bisa didengar masyarakat luas,” katanya saat berbincang dengan wartawan setelah acara penghargaan.

Keyakinan sederhana itulah yang mempertahankan Toton untuk terus berkarya meski momentum tidak kunjung datang. Ia melihat musisi lain dari wilayah yang sama — beberapa berhasil, banyak yang akhirnya berhenti dan memilih profesi lain. Namun dia tetap. Setiap lagu yang dia ciptakan adalah bukti kepercayaannya bahwa suatu hari akan tiba giliran Indonesia Timur untuk didengar.

Halaman:123Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda