Senin, 6 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Suka NotebookLM tapi tidak suka memberikan data Anda ke Google? Saya menemukan alternatif yang sangat bagus…

Open Notebook
Foto: rawpixel.com rawpixel / Wikimedia Commons (CC0)

Android Authority menyebut Open Notebook bahkan tidak membatasi jumlah notebook dan jumlah sumber seperti versi gratis NotebookLM. Sebagai pembanding, NotebookLM gratis membatasi pengguna hingga 100 notebook, masing-masing dengan maksimal 50 sumber. Open Notebook tidak menerapkan batas serupa dari sisi aplikasinya.

Tapi ada ongkos lain. Jika pengguna memakai model cloud berbayar, penggunaan Open Notebook tetap akan menghabiskan token API. Artinya, tidak ada batas notebook bukan berarti seluruh proses menjadi gratis tanpa hitungan. Biaya bergeser dari aplikasi ke penyedia model AI.

Untuk pengguna Indonesia, ini penting. Banyak orang terbiasa menganggap layanan AI “gratis” selama tombolnya bisa diklik. Padahal, saat masuk ke penggunaan serius—misalnya merangkum ratusan halaman laporan, transkrip wawancara, atau bahan kuliah satu semester—biaya token bisa terasa.

Aspek NotebookLM Open Notebook
Pengelola layanan Google Dijalankan sendiri atau di server pilihan
Kode sumber Tertutup Open-source
Model AI Ekosistem Google Bisa lokal atau cloud pihak ketiga
Batas notebook Versi gratis dibatasi Tidak dibatasi oleh aplikasi
Kemudahan instalasi Siap pakai Perlu konfigurasi teknis
Aplikasi mobile Akses web Akses web, belum ada aplikasi native

Tidak ramah pemula, terutama saat instalasi

Bagian yang paling terasa berat dari Open Notebook adalah pemasangan. Ini bukan aplikasi yang tinggal diunduh, klik “next”, lalu langsung jalan. Pengguna perlu memahami Docker, file konfigurasi, API key, dan beberapa istilah teknis yang bagi banyak orang terdengar seperti pintu terkunci.

Penulis Android Authority, Andrew Grush, menggambarkan proses instalasi manual di Chromebook sebagai pengalaman yang melelahkan. “It took me two tries and several hours to set it up this way,” tulisnya, merujuk pada proses yang memakan dua percobaan dan beberapa jam. Di Windows, prosesnya lebih mudah berkat Docker Desktop, tetapi tetap membutuhkan pengetahuan DIY dan sedikit kemampuan mencari solusi saat error muncul.

Alur paling sederhana dimulai dari pemasangan Docker Desktop. Setelah itu, pengguna membuat berkas konfigurasi bernama docker-compose.yml di folder Open Notebook, menjalankan perintah docker compose up -d, lalu membuka alamat lokal http://localhost:8502 di browser. Dari sana, pengguna menambahkan konfigurasi model AI melalui menu Manage > Models.

Halaman:1234Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda