Kamis, 9 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Pemerintah Siapkan Strategi Jangka Panjang demi Ekosistem Olahraga

Rancangan fasilitas akademi olahraga modern untuk menunjang strategi jangka panjang pemerintah
Pemerintah siapkan strategi jangka panjang untuk ekosistem olahraga nasional lewat akademi olahraga baru dan skema anggaran multiyears. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Pemerintah Republik Indonesia menyiapkan sejumlah strategi jangka panjang untuk mendongkrak prestasi olahraga nasional di kancah dunia. Langkah taktis ini diambil demi mencetak generasi atlet berprestasi secara berkelanjutan melalui pembangunan akademi olahraga modern dan jaminan anggaran jangka panjang alias *multiyears*. Fokus ini menjadi babak baru tata kelola olahraga tanah air yang tidak lagi berjalan instan atau berbasis proyek jangka pendek.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari menjelaskan bahwa fokus pemerintah tidak hanya tertuju pada satu cabang olahraga populer seperti sepak bola. Program besar ini dirancang secara merata demi menyentuh berbagai cabang olahraga prestasi lainnya di tanah air yang memiliki potensi medali di ajang internasional.

“Tidak hanya dalam sepak bola, pemerintah juga tengah menyiapkan sejumlah strategi jangka panjang untuk kemajuan olahraga nasional lainnya,” ujar Qodari dalam siaran pers resmi di Jakarta.

Pembangunan Akademi Olahraga dan Anggaran Multiyears

Pondasi utama dari peta jalan baru ini adalah pembangunan Akademi Olahraga di berbagai wilayah strategis. Fasilitas ini nantinya akan berfungsi sebagai pusat pembinaan terpadu bagi para talenta muda dari berbagai cabang olahraga di tanah air. Melalui akademi ini, pencarian bakat atau *talent scouting* akan dilakukan secara sistematis sejak usia dini dengan dukungan ilmu pengetahuan olahraga (*sport science*).

Masalah klasik olahraga Indonesia selama ini adalah sistem pembinaan yang sering terputus akibat birokrasi anggaran tahunan. Menjawab tantangan tersebut, pemerintah mengubah pendekatan finansial secara radikal. Program pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang kini disokong oleh skema pendanaan tahun jamak atau *multiyears*.

Dengan skema keuangan baru ini, pengurus cabang olahraga tidak perlu lagi cemas latihan atlet terhenti di tengah jalan saat pergantian tahun anggaran. Pendekatan terstruktur ini memastikan program latihan menuju multievent seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade berjalan tanpa interupsi finansial.

Aspek Pembinaan Pola Lama (Konvensional) Pola Baru (Strategi Jangka Panjang)
Sistem Anggaran Tahunan (Sering terlambat di awal tahun) Multiyears (Pendanaan tanpa putus)
Fasilitas Latihan Tersebar dan minim sport science Akademi Olahraga terpadu berbasis sains
Karier Atlet Difabel Minim jaminan pasca-pensiun Sertifikasi kepelatihan dan jaminan karier

Sertifikasi Pelatih untuk Atlet Disabilitas

Komitmen pembinaan yang inklusif ini juga menyasar para atlet disabilitas di Indonesia yang selama ini kerap mengharumkan nama bangsa di ajang Paralimpiade maupun ASEAN Para Games. Pemerintah berkomitmen memperkuat ekosistem olahraga bagi difabel, terutama jaminan karier setelah mereka memutuskan gantung sepatu.

“Pemerintah akan memperkuat program pembinaan mereka melalui pemberian sertifikasi kepelatihan,” kata Qodari menambahkan.

Sertifikasi tersebut bertujuan untuk membuka peluang bagi para atlet disabilitas agar tetap bisa mandiri secara ekonomi dan berkontribusi di dunia olahraga. Dengan modal lisensi kepelatihan resmi, para mantan atlet legendaris ini dapat melanjutkan kiprah sebagai pelatih yang membina generasi atlet difabel berikutnya. Langkah ini sekaligus menjadi solusi nyata untuk mengatasi kecemasan masa tua para pahlawan olahraga nasional.

Langkah taktis ini melengkapi perhatian besar Presiden Prabowo Subianto yang sejak awal menekankan pentingnya sinergi kelembagaan dan kedisiplinan tinggi dalam membangun prestasi olahraga. Kolaborasi antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), komite olahraga, serta pemerintah daerah kini diintegrasikan di bawah satu cetak biru yang sama. Qodari menegaskan bahwa membangun prestasi bukan sekadar memenangkan pertandingan hari ini, melainkan menyiapkan rantai regenerasi juara untuk dekade yang akan datang.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda