JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Timnas Norwegia kontra Senegal di MetLife Stadium, Selasa 23 Juni 2026 pukul 07.00 WIB, bukan sekadar laga biasa. Bagi Senegal, ini soal hidup-mati di Piala Dunia 2026.
Norwegia masuk laga kedua Grup I dengan modal sempurna yaitu tiga poin dari kemenangan 4-1 atas Irak. Senegal sebaliknya. Mereka kalah 1-3 dari Prancis dan kini berada di dasar klasemen. Kalah lagi, peluang lolos babak 16 besar nyaris tertutup.
⚽ Baca juga: Piala Dunia 2026 — Bagan, Jadwal Hari Ini & Klasemen Live
Posisi Klasemen Grup I
Dua pertandingan pertama Grup I meninggalkan peta persaingan yang cukup jelas. Norwegia dan Prancis masing-masing meraih tiga poin, sementara Senegal dan Irak belum mengumpulkan satu poin pun.
| Tim | Main | Poin | Selisih Gol |
|---|---|---|---|
| Norwegia | 1 | 3 | +3 |
| Prancis | 1 | 3 | +2 |
| Senegal | 1 | 0 | -2 |
| Irak | 1 | 0 | -3 |
Norwegia sementara unggul atas Prancis berkat selisih gol lebih baik. Tapi yang lebih menarik diperhatikan adalah posisi Senegal tim yang dua tahun lalu masih berstatus juara Piala Afrika 2021 kini harus mengejar dari nol.
Norwegia: Haaland dan Mesin Gol yang Berjalan
Erling Haaland. Dua kata itu sudah cukup menjelaskan kenapa Senegal harus khawatir.
Di laga pembuka, Norwegia merobek pertahanan Irak dengan empat gol tanpa hambatan berarti. Kombinasi Haaland di kotak penalti dan kreativitas Martin Ødegaard di lini tengah membentuk tim yang sulit dimatikan hanya lewat pendekatan defensif biasa.
Norwegia memang sempat kebobolan satu gol celah kecil yang tetap ada, dan Senegal berharap bisa mengeksploitasinya. Tapi secara keseluruhan, penampilan perdana mereka meyakinkan. Kepercayaan diri skuad Eropa Utara ini sedang tinggi.
Satu catatan penting: ini Piala Dunia pertama Norwegia setelah absen dalam beberapa turnamen besar terakhir. Tekanan panggung besar masih jadi tanda tanya kecil, meski secara individu kualitas mereka tidak diragukan.
Senegal: Motivasi Tinggi, Tapi Masalah Nyata
Tiga gol dari Prancis bukan kekalahan biasa. Itu menunjukkan pertahanan Senegal punya masalah struktural — mudah ditembus lewat umpan terobosan dan transisi cepat lawan.
Tapi Senegal punya satu aset yang tak ternilai di situasi seperti ini: motivasi. Tim Afrika yang terdesak kerap bermain jauh di atas ekspektasi. Kecepatan pemain sayap mereka, fisik yang prima, dan intensitas pressing tinggi bisa menjadi kejutan bagi Norwegia yang mungkin datang terlalu percaya diri.
Masalahnya ada di depan gawang. Hanya satu gol dari Prancis menunjukkan efektivitas serangan Senegal masih jauh dari memadai. Peluang ada, tapi penyelesaian akhir yang buruk bisa kembali menghantui mereka.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.