JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Duel krusial menanti di Piala Dunia 2026 saat Bosnia Herzegovina menghadapi Qatar dalam laga hidup mati Grup B. Kedua tim sama-sama mengemas satu poin dan berada di ambang eliminasi. Pertandingan ini akan digelar di Lumen Field, Seattle, pada Kamis, 25 Juni 2026, pukul 02.00 WIB, dengan wasit Jesús Valenzuela dari Venezuela memimpin jalannya laga.
Hasil dari pertandingan ini akan sangat menentukan peluang mereka untuk melaju ke babak 32 besar. Dengan format Piala Dunia 2026 yang melibatkan 48 tim, tiga tim peringkat tiga terbaik dari seluruh grup akan mendapatkan tiket lolos. Maka, kemenangan adalah harga mati bagi Bosnia maupun Qatar.
⚽ Baca juga: Piala Dunia 2026 — Bagan, Jadwal Hari Ini & Klasemen Live
Situasi Grup B: Ambang Eliminasi
Setelah dua pertandingan awal, posisi di Grup B masih sangat ketat, terutama di papan bawah. Qatar dan Bosnia Herzegovina sama-sama mengumpulkan 1 poin, hasil dari satu kali kalah dan satu kali seri. Qatar memiliki selisih gol -6 (1-7), sementara Bosnia Herzegovina sedikit lebih baik dengan selisih gol -3 (2-5).
Situasi ini menjadikan pertemuan mereka sebagai partai ‘do-or-die’. Siapa pun yang berhasil meraih kemenangan akan menjaga asa untuk menembus fase gugur, setidaknya melalui jalur peringkat tiga terbaik. Kekalahan di laga ini berarti mengucapkan selamat tinggal pada turnamen, sedangkan hasil imbang juga akan sangat berisiko bagi kedua tim.
Perjalanan Qatar: Antara Sejarah dan Keterpurukan
Qatar datang ke pertandingan ini dengan catatan yang campur aduk. Mereka berhasil mengukir sejarah dengan meraih poin pertama di Piala Dunia sepanjang keikutsertaan mereka. Momen itu terjadi pada matchday pertama, ketika Akram Afif mencetak gol di menit 90+ untuk menyamakan kedudukan 1-1 melawan Swiss. Sebuah pencapaian yang membanggakan bagi tim asal Timur Tengah tersebut.
Namun, euforia itu hancur lebur di pertandingan kedua. Qatar dibantai Kanada dengan skor telak 0-6. Situasi semakin parah karena mereka harus bermain dengan sembilan pemain selama 37 menit terakhir akibat dua kartu merah yang diterima. Ini menyoroti masalah disiplin dan kerapuhan lini belakang yang menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih Julen Lopetegui.
Akram Afif, winger Al Sadd yang dua kali meraih penghargaan Asian Footballer of the Year (2019 dan 2023), menjadi tumpuan utama serangan Qatar. Kecepatan dan kemampuannya dalam menciptakan peluang akan menjadi kunci bagi Al Annabi untuk mengoyak pertahanan Bosnia.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.