JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan UV Index mencapai angka 10 kategori Very High di sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis, 25 Juni 2026, termasuk Sumatera dan sebagian Jawa. Tanpa pelindung sama sekali, kulit bisa terbakar hanya dalam 10–15 menit paparan langsung.
Angka ini bukan sekadar peringatan biasa. UV Index 10 berada di batas atas kategori Very High sebelum masuk level ekstrem (11+) dan risikonya nyata yaitu sunburn, penuaan dini, hingga peningkatan risiko kanker kulit melanoma untuk paparan jangka panjang yang berulang.
Apa Itu UV Index dan Kenapa Angka 10 Mengkhawatirkan
BMKG membagi skala UV Index ke dalam lima kategori. Di angka 0–2 masih aman. Masuk 3–5 perlu hati-hati. Angka 6–7 sudah berbahaya. Level 8–10 masuk zona Very High sangat berbahaya. Di atas 11, kulit bisa terbakar kurang dari 10 menit.
UV Index 10 artinya paparan sinar ultraviolet sudah sangat tinggi. Tanpa perlindungan, kerusakan kulit terjadi cepat dan mata pun ikut terdampak. Risiko iritasi, silau, bahkan katarak jangka panjang meningkat signifikan.
Yang sering diabaikan: mendung bukan berarti aman. Awan tipis hanya menyaring sekitar 20–30% sinar UV. Jadi UV 10 di hari mendung tetap berbahaya.
9 Tips Aman Menghadapi UV Index 10
1. Sunscreen SPF 50 PA++++ wajib dioles. Minimal 15 menit sebelum keluar rumah. Ulangi setiap dua jam, apalagi kalau berkeringat atau kena air. SPF 15 tidak cukup untuk kondisi UV 10.
2. Hindari keluar antara pukul 10.00–15.00 WIB. Ini jam UV paling ganas. Kalau terpaksa keluar, cari tempat teduh sebisa mungkin.
3. Pakaian pelindung itu penting. Baju lengan panjang warna gelap, celana panjang, topi dengan lebar pinggiran minimal 7 cm, plus kacamata UV400. Bahan denim atau katun tebal jauh lebih protektif dibanding kaos tipis.
4. Pakai payung berlabel UV Protection 99%. Payung biasa tidak cukup memblok sinar UV. Payung dengan perlindungan UV bisa mengurangi paparan hingga 70%.
5. Minum air 2–3 liter sehari. UV tinggi bikin tubuh berkeringat lebih cepat. Jangan tunggu haus atau saat haus, tubuh sudah mulai dehidrasi.
6. Kacamata UV400, bukan sekadar kacamata hitam biasa. Kacamata hitam tanpa filter UV400 justru berbahaya: pupil melebar karena gelap, tapi sinar UV tetap masuk. Pilih yang ada label UV400.
7. Lip balm ber-SPF. Bibir tidak punya melanin. Gampang terbakar, pecah-pecah, dan lebih rentan dari kulit wajah. Oles lip balm SPF 30 sebelum keluar.
8. Cek prakiraan UV harian di BMKG. Situs bmkg.go.id memperbarui data UV Index setiap hari. Satu menit cek sebelum berangkat bisa menghindarkan dari kerusakan kulit yang butuh bertahun-tahun untuk pulih.
9. After sun care kalau sudah terlanjur kena. Kulit sudah merah? Kompres dengan air dingin, oleskan gel aloe vera, dan hindari sabun keras. Jangan percaya mitos odol bisa meredakan sunburn karena tidak ada efeknya, malah bisa memperparah iritasi.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.