Kamis, 25 Juni 2026 WIB
BREAKING
HIBURAN

Preview Film Supergirl DCU Tayang Bioskop 24 Juni 2026

Preview Film Supergirl DCU Tayang Bioskop 24 Juni 2026
Ilustrasi Film Supergirl yang Tayang di Bioskop. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Film Supergirl resmi tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu, 24 Juni 2026. Ini menandai kehadiran kedua dari DC Universe (DCU) di layar lebar, menyusul Superman yang dirilis pada 2025.

Karakter Kara Zor-El, diperankan Milly Alcock, akan memperkenalkan sisi yang lebih gelap dan traumatis dari pahlawan super Krypton ini. Para penggemar bisa membeli tiket presale sejak 19 Juni 2026 di jaringan bioskop CGV, XXI, dan Cinepolis. Film berdurasi 108 menit ini menjanjikan petualangan kosmik penuh aksi dan drama.

Jadwal Tayang dan Durasi Film Supergirl DCU

Penayangan Supergirl di Indonesia lebih awal dua hari dibandingkan jadwal rilis di Amerika Serikat. Ini kesempatan bagi penonton tanah air untuk menjadi yang pertama menyaksikan aksi sang sepupu Superman.

Detail Film Informasi
Judul Film Supergirl
Rilis Internasional Rabu, 24 Juni 2026
Rilis AS Jumat, 26 Juni 2026
Durasi 108 menit
Genre Action, Adventure, Fantasy
Rating Usia Belum dirilis (menunggu klasifikasi LSF)
Platform Tiket CGV.id, 21cineplex.com, TIX ID
Format Penayangan 2D, 3D, IMAX

Tiket film Supergirl sudah bisa dibeli secara daring melalui situs web atau aplikasi CGV.id, m.21cineplex.com, dan TIX ID.

Sinopsis Resmi: Trauma dan Balas Dendam Kara Zor-El

Berbeda dengan Clark Kent, kisah Kara Zor-El di DCU digambarkan lebih kelam dan penuh trauma. Ia menghabiskan dekade di antara puing-puing Krypton, menyaksikan kehancuran dan kematian orang-orang terkasihnya.

Trauma ini membentuk Kara menjadi pribadi yang lebih keras, mandiri, dan berapi-api dibandingkan sepupunya, Superman. Sinopsis resmi dari DC Studios mengungkap bahwa petualangan kosmiknya dimulai saat Kara memburu Krem of the Yellow Hills, sosok antagonis yang bertanggung jawab atas penderitaan masa lalunya.

Dalam perjalanannya, ia bertemu Ruthye Marye Knoll, seorang gadis alien yang juga menyimpan dendam untuk ayahnya. Kisah ini terinspirasi dari seri komik Supergirl: Woman of Tomorrow karya Tom King dan Bilquis Evely yang dirilis pada tahun 2022.

Pemeran Utama dan Tim Produksi Supergirl

Milly Alcock, aktris yang sebelumnya dikenal lewat perannya di House of the Dragon, terpilih memerankan Kara Zor-El atau Supergirl. Penampilan ini menjadi debutnya sebagai pahlawan super.

Tak hanya itu, film ini juga menghadirkan Jason Momoa sebagai Lobo. Momoa sendiri mengungkapkan bahwa peran ini adalah β€œimpiannya,” menandai transisi karakter yang ia perankan dari DCEU sebelumnya. Matthias Schoenaerts akan menjadi villain utama, Krem of the Yellow Hills. Sementara itu, Eve Ridley memerankan Ruthye Marye Knoll.

David Corenswet, pemeran Superman di film 2025, akan tampil sebagai cameo. Kursi sutradara diisi oleh Craig Gillespie, yang sebelumnya sukses menyutradarai Cruella. Proyek ini diproduseri oleh duo arsitek DCU saat ini, James Gunn dan Peter Safran.

Perbedaan Supergirl DCU dengan Versi Sebelumnya

Film Supergirl di DCU ini menjanjikan pendekatan yang segar dan berbeda dari adaptasi Supergirl sebelumnya. James Gunn dan Peter Safran ingin menghadirkan karakter yang lebih kompleks.

  • Latar Belakang Trauma: Kara digambarkan tumbuh besar di tengah puing Krypton, bukan sebagai bayi yang langsung dikirim ke Bumi. Hal ini memberikan nuansa yang lebih gelap pada karakternya.
  • Sikap Lebih Keras: Berbeda dengan Clark Kent yang dikenal baik hati, Kara versi ini digambarkan lebih marah, pemberontak, dan tidak segan menunjukkan emosinya.
  • Misi Balas Dendam: Fokus utama kisahnya adalah Kara memburu Krem of the Yellow Hills untuk balas dendam, bukan sekadar menyelamatkan Bumi secara generik.
  • Krypto the Superdog: Kara ditemani anjing super setianya, Krypto, dalam petualangan melintasi galaksi.
  • Tonase Film: Film ini akan memiliki nuansa yang lebih bernuansa aksi dan petualangan kosmik, tidak se-cerah atau se-optimis film Superman 2025.

Supergirl adalah film kedua dalam Chapter One: Gods and Monsters dari DCU. Keberhasilan film ini akan menjadi tolok ukur penting bagi masa depan DCU, membuktikan bahwa semesta ini bisa berdiri kokoh tanpa hanya mengandalkan popularitas Batman atau Superman. Setelah Supergirl, DCU telah menyiapkan serial Lanterns dan film horor Clayface pada Oktober 2026.

Trailer Final dan Informasi Tambahan

Trailer final Supergirl sudah tayang di kanal YouTube DC Studios. Penonton dapat menyaksikan cuplikan aksi dan intrik yang disajikan film ini sebelum memutuskan untuk menonton di bioskop. Film ini menjadi bagian penting dalam strategi DC Studios untuk membangun narasi yang kohesif dan karakter yang mendalam di semesta DCU yang baru.

(RE)

πŸ“²
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

πŸ’¬ Follow @journalartanews β†’
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda